Jangan Pukul Lagi!
Mengelus-elus pucuk kepala wanita itu, dengan tatapan yang sangat nyaman juga penuh harap.
"Semoga setelah sadar nanti, kamu mau berbagi kisah. Aku yakin, hidupmu lebih menarik dan pastinya pilu." Dion berkata sangat lirih.
Melihat ke jam arlojinya, ternyata sudah jam sembilan malam. Ia pun mengambil ponsel dan langsung mengabari temannya.
[Maaf, aku nggak jadi datang. Ada kepetingan mendadak.] begitulah isi pesan Dion kepada temannya.
인기 회차