Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda
Tapi entah kenapa, aku justru merasa aman dalam diamnya.
“Kenapa kamu bikin aku seperti ini, Kak...” bisikku pelan.
Kutatap ponsel lagi. Masih tak ada pesan masuk. Aku mulai mengetik satu lagi, kali ini lebih nekat.
[Kalau aku bilang aku kangen, apa Kakak akan marah?]
Namun, sebelum menekan kirim, aku berhenti, tanganku seperti terhenti di udara, dengan dada yang berdegup lebih kencang dari sebelumnya.