Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Keringat dingin Juna mulai bercucuran deras di pelipis, menahan debaran jantungnya yang melompat gila-gilaan akibat rangsangan instan tersebut. 'Aduh Gusti, empuknya alami banget bener-bener tanpa rekayasa busa tebal seperti punya orang kota! Burung hamba bisa langsung bangun darurat dan menembak liar kalau ditempel terus begini di pinggir jalan desa!' batin Juna bersorak mesum sekaligus panik ketakutan setengah mati.
89.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mario merutuk kesal. Dia terhuyung, lalu duduk kembali dan mencoba lagi sampai dia merasa enak dan dapat berjalan dengan tenang, tanpa debaran jantung yang kuat dan kepala pusing berputar. Hehh, begini ya rasanya sakit jantung. Kenapa dia harus menyia-nyiakan masa mudanya dengan sembarangan? Bekerja, seenaknya mengonsumsi makanan dan minuman apapun, berkutat dan berputar pada peliknya pekerjaan dan perasaan takut direndahkan, tak mampu dan perasaan negatif lain.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Dendam Dan Pengkhianatan

Dendam Dan Pengkhianatan

“A-aku, aku tak ingin kembali.” Gendis tertunduk sedih dan sekaligus merenungi nasibnya yang begitu sangat malang. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, dia benar-benar merasakan ketakutan itu sehingga membuat bathin dan hatinya benar-benar terasa tak tenang. “Aku paham dan mengerti akan apa yang kau rasakan,” “Tapi kita harus segera bertindak dan pergi dari sini!”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

ujarku bergidik ngeri. Pak Jaja melontarkan tawanya, “Iya, gengsi nomer satu. Tapi kalo deg-degan terus juga capek, Mbak. Nggak tenang kan jadinya?” Aku cuma bisa tersenyum tipis mendengarnya.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Kubeli Harga Dirimu, Mas!
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Kamu terus nanya, kenapa aku gak ngomong dari tadi? Oh, Mas Angga yang gantengnya gak ketulungan. Ingin kuteriak, kalau gara gara grogi aku gak bisa ngomong. Tapi, aku gengsi. Dan gengsi ini menyulitkan aku. Kalau aku bilang jika diri ini sedang grogi, kamu pasti langsung ke-pe-de-an. Dan aku gak mau itu sampai terjadi. Gengsi dong aku. 'Hus!'
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
SSST ... JANGAN BERISIK!

SSST ... JANGAN BERISIK!

Praaang. Zahra, dia terkejut dengan piring yang jatuh dari tangannya saat hendak diletakan di rak piring. "Ya Tuhan! Ada apa ini?" pikir Zahra. Perasaannya mendadak ada yang mengusiknya. Degup jantungnya tiba-tiba tak beraturan. Begitu kencang dan cepat. "Kenapa perasaanku tidak enak?" bisik batinnya kian tertambah cemas. Meremas baju pada bagian dada.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

"Iya sih." "Kalo gitu jangan ngeluh, kaget, curiga, atau nolak." "Ya udah. Kita mau ke mana?" "Ke tempat yang jauh." ⛓⛓⛓
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai jangan gengsi
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

“Tenang itu sulit saat ini. Selalu ada gemuruh dalam setiap diri manusia; gemuruh pikiran, gemuruh jiwa. Pikiranmu selalu berputar, bergerak, berloncatan. Tidak pernah berhenti, walaupun sedang tidur, otak Nyai selalu siaga. Begitu juga dengan jiwa. Gelisah, cemas, khawatir. Berdebar, seperti tadi. Saya bisa merasakan Nyai was-was kartu itu tidak berfungsi, padahal saya sudah meyakinkan kalau saya ingat.” Rengganis menunduk menatap telapak tangan Narendra yang lebar menangkup lututnya. Dia bisa merasakan hangatnya dari robekan jins-nya yang compang-camping. “Buat saya, kaya raya adalah bisa hidup tenang dan bahagia.” Rengganis menoleh pada Narendra dan bertanya, “Selama hidupmu apa kamu pern
10157.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai jangan gengsi
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status