Istri yang Kau Sengsarakan
“Papa… jangan nangis. Aku nggak marah kok.”
Ucapan polos itu menghancurkan sisa pertahanan Alvano. Ia menarik Rayhan ke dalam pelukan, mendekapnya seerat-eratnya. “Maafkan Papa, Nak… maafkan Papa…” suaranya pecah, seperti pria yang baru saja kehilangan segalanya dan menemukan kembali sebagian darinya.
Nayara menutup wajah dengan tangan, menangis sejadi-jadinya melihat pemandangan itu. Hatinya campur aduk—sakit, lega, marah, sekaligus bahagia.
ตอนยอดนิยม