Luka Seorang Istri
“Saga! Suamimu yang cerita, dia bahkan lebih menyayangi ibu dari pada kamu, putrinya sendiri.”
“Hiks hiks aku memang benci sama ibu Bang, aku benci karena dia membuatku kehilangan janinku waktu itu, menyiksaku setiap hari, aku sakit Mas, sakit hiks hiks, tapi demi Allah aku enggak menyangka kalau Ibu bakal depresi seperti ini, maafkan aku maafkan aku Mas.”
“Mas tolong jangan pergi, ayo kita cari ibu sama-sama.”