Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

Part 25 "Sudah, hmm? Sekarang, istirahatlah. Jangan menangis lagi. Kasian dia yang di dalam sini kalau ibunya terus bersedih. Kamu harus selalu ceria dan bahagia, Ji. Itu sangat bagus untuk perkembangan anak kita. Mengerti, hmm?" tutur Malik lembut seraya mengusap bibir ranum sang istri yang tampak agak sedikit bengkak karenanya.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Menikahi Mantan Pacar Teman

Menikahi Mantan Pacar Teman

Air mata pria itu mengalir deras tanpa sanggup dikendalikan. “Opa jangan nangis, Opa kan lelaki. Kata bunda, lelaki itu nggak boleh nangis,” tegur Juna seraya menghapus air mata di pipi Utomo. “Kenapa nggak boleh? Kalau kata mamiku, semua orang berhak menangis. Air mata itu kan diciptakan Tuhan untuk semua orang, boleh dipakai buat menangis,” sahut gadis kecil berkepang tadi seraya mengulurkan tisu untuk Utomo, “Tapi jangan banyak-banyak nangisnya ya, Kek? Awas ... ntar bisa habis,” pungkasnya lugu.
10129.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ade Nanin
Hai ka Author aku baru beres baca Novel Mei-Juna setelah kemarin beres baca Jaka-Nuning,sesuai expektasi ceritamu sangat menarik dan bikin aku ga bisa Move on,udah 3x aku baca bolak balik dan sukses selalu bikin Gemez sama para tokoh dan ceritanya,semoga cepat ada cerita baru ya,sukses selalu ...️
dhee_n@
satu2nya novel on going yg sy ikuti smpai tunts semkin menju akhr authorx smkin semangat update shg membuat kita smkin senang jg bcax bhkn msih nagih lagi dan lagi tp ceritax mmng keren cr endingx bnr2 dluar ekspektasiku deh sedih, deg2an,kecewa n ketawa2 sndri spnjang bca novel ini sukses thor...
Baca Semua Ulasan
Luka Seorang Istri

Luka Seorang Istri

“Saga! Suamimu yang cerita, dia bahkan lebih menyayangi ibu dari pada kamu, putrinya sendiri.” “Hiks hiks aku memang benci sama ibu Bang, aku benci karena dia membuatku kehilangan janinku waktu itu, menyiksaku setiap hari, aku sakit Mas, sakit hiks hiks, tapi demi Allah aku enggak menyangka kalau Ibu bakal depresi seperti ini, maafkan aku maafkan aku Mas.” “Mas tolong jangan pergi, ayo kita cari ibu sama-sama.”
10204.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Dian Septyana
bagus banget alur cerita nya, hmpir sma dgn yg aku rasakan cuma beda nya keuang aku yg mengatur dgn seadanya, cukup g ckup harus aku yg memikirkan nya sndiri, sungguh terharu, mau mengadu ke suami tpi malah di marah dn di haruskan utk berpikir sndiri, alhasil jd mendem seorang diri, sedih kali ......
Evi Liw
Realita ... Mana ada orang yang bisa bersabar terus harus selalu mengalah walaupun terhadap mertua. Uang diambil, istri yang jadi seperti pengemis harus meminta. Bagilah bagian masing2. Pria juga harus peka merukunkan ibu dengan istri ... Tidak enak perasaan tertekan tidak dapat berkomunikasi, stress
Baca Semua Ulasan
Suami Tak Ada Akhlak

Suami Tak Ada Akhlak

Tidak boleh menangis karena itu akan membuat ibunya menangis. Dan benar saja, sekali ia merasa sedih tadi, ibunya langsung menangis. Tidak-tidak. Pendi tidak akan melakukan hal itu lagi. Ia tidak ingin ibunya bersedih. "Enggak, Pak Lek. Pendi enggak nangis." "Coba senyum." Pendi melebarkan senyumnya dengan memperlihatlan deretan gigi yang rapi dan bersih. "Nah. Gitu dong senyum. Bocah laki kok cengeng."
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Gara-gara Jatah Mantan

Gara-gara Jatah Mantan

Itupun sedikit memaksa, karena tenggorokannya terasa sulit menelan air. "Terima kasih." "Tolong Fla, kamu harus pandai-pandai mengatur emosi. Aku tahu menjadi kamu tidak mudah. Kamu kehilangan ayah, kamu harus menguatkan ibumu, sementara kamu sendiri butuh dikuatkan. Di sisi lain kamu juga harus mempertahankan nyawa dalam perutmu. Fokuslah pada sesuatu yang masih ada, yang sudah pergi jangan terlalu dipikirkan. Kamu boleh menangisinya, tapi aku mohon jangan terlalu terlalu berlarut dalam tangisan."
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Pengantin Lelaki Pengganti

Pengantin Lelaki Pengganti

"Jangan bilang sama ibu kalau aku disini. Aku tidak mau membuat ibu cemas dengan keadaanku." "Baik sayang," jawab Mama.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Ucapan ibu segera menyadarkan ku dari kesedihan ini aku menghapus air mataku, tidak ingin membuatnya khawatir. "Jangan dihapus nak, biarkan keluar airmatamu, agar hatimu merasa tenang." "Aku tidak akan menangis Bu, tak ada yang perlu ditangisi." Ibu mertuaku memegang kedua tanganku dan menatap wajah menantu ini dengan penuh kasih sayang. "Jika kamu tidak ingin di poligami , ibu pasti akan membantumu, nak. Ibu tidak rela kamu menangis terus seumur hidup!"
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
FITNAHMU ADALAH DOAMU, MAS!

FITNAHMU ADALAH DOAMU, MAS!

Kulihat ibu mengusap matanya. "Ibu menangis?" tanyaku. "Haissyah! Dasar kamu!" Ibu menjitak kepalaku pelan. "Ibu jelek kalau menangis!" Aku menggoda ibu. Lagi-lagi ibu menjitak kepalaku. "Makanya jangan pernah buat ibu menangis!" sahut ibu sambil hendak menjitak kepalaku lagi. Namun kali ini aku berhasil mengelak. Aku tertawa. Ibu hanya menggelengkan kepalanya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Dan menempelkan kepala kami dengan sayang. "Tetap bahagia, tapi jangan lupa untuk selalu jaga diri. Jangan melakukan hal yang bikin Ibu kecewa. Ibu cuma bisa mendoakan agar hidup anak-anak ibu berkah," ujar Ibu seraya menepuk-nepuk lenganku yang melingkari dadanya. 'jangan melakukan hal yang bikin ibu kecewa'
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Mati-matian ia menahan bulir air mata itu untuk tidak tumpah. Make upnya akan berantakan jika ia menangis sekarang. ia berusaha menjadi tegar beberapa minggu terakhir. Ia tidak boleh menangis sekarang. 'Ibu pantas mendapatkannya.' Kalimat itu berulang kali ia ucapkan dalam hati saat dirinya mulai goyah.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status