Gadis Kesayangan Tuan Adrian
Mungkin, inilah saatnya aku berhenti menjadi terlalu polos.
Aku tatap mata sendiri di pantulan kaca dan berucap lirih, “Melati, kau harus lebih kuat. Kau harus bisa bertahan.”
Berada di Kediaman Cempaka membuatku memahami satu hal, bahwa di mana pun kita berada, yang lemah akan selalu diinjak. Sehingga, aku tidak bisa terus-menerus hanya bersembunyi di balik ketulusan. Kemarin aku beruntung bisa selamat, tetapi siapa yang tahu tentang hari esok?