Candu Dekapan Kakak Ipar
“Tapi akibatnya aku yang harus nanggung semuanya.”
“Kita,” koreksi Sultan pelan. “Bukan kamu saja. Kita sama-sama salah.”
Fairish terdiam.
“Aku tidak mau menyalahkan siapa pun lagi,” lanjut Sultan. “Tidak kamu, tidak Kai, tidak keadaan. Semua sudah terjadi.”
Ia melangkah mendekat, berdiri di hadapan Fairish. Tatapannya datar, namun penuh kelelahan. “Sudahlah. Tidak ada gunanya kita terus mengorek luka.”