Jejaka Emas
Mendadak saja Larasati berseru "Jejaka, bajuku basah kuyup. Sekarang aku perlu api unggun untuk mengeringkan baju ini."
Jejaka tersadar dari lamunan dan perhatiannya pada tubuh molek Larasati. "Aku punya beberapa baju di sini, kamu boleh pakai salah satunya, sedang kepunyaanmu bisa dikeringkan. Kau mau?"
Gadis itu mengangguk. Jejaka menuju pojokan goa, membuka buntalan dan mengeluarkan celana panjang sebatas lutut dan baju dari kain kasar. Larasati mencium pakaian itu, teruar bebauan lelaki seperti bau yang diciumnya waktu Jejaka mengisap darah dari luka di dadanya. "Kamu balik badan, jangan lihat, aku mau ganti baju."
Hot Chapters