Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!
"Sengaja. Aku cuma pengin lihat istriku cemburu. Lucu."
"Aku nggak cemburu, ya," sangkal Nadya, meski wajahnya mulai terlihat merona.
Firman menatapnya lekat, lalu menunduk hingga kening mereka hampir bersentuhan. "Iya, iya, nggak cemburu, tapi jealous. Padahal kalau mau nakal udah bisa dari dulu waktu kuliah di luar negeri. Nyatanya kan nggak. Cintaku ya cuma satu. Kamu ... Nanaku sayang."