Pusaka Idaman Gadis Desa
Aroma serai, lengkuas, dan cabai yang ditumis satset langsung menyerbak wangi memenuhi ruangan dapur yang bernuansa kayu jati tua tersebut.
"Mas Tresna, kayu yang ini kurang besar belahannya. Bisa tolong dibelahkan lagi nggak di pelataran belakang?" tanya Silvi sambil memegang sutil kayu, menunjuk ke arah tumpukan kayu jati di sudut luar.
"Bisa, Sil. Kebetulan kapaknya memang ada di dekat sumur, kan?" jawab Tresna, menyambar seikat kayu mentah.