Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi Ja ngaya nggembol lali Syair yang memuat point randa atau janda itu dirasa Sarni Trilili nyenges dirinya. Ada rasa sir di hatinya. Sakit, agak sakit. “Kita pulang, Rip.” “Sebentar, Mbakyu. Biar mereka makan kaca dulu.” “Lho, ini bukan jaran kepang atau jathilan.” Surip Sasawati ngeyel, “Tapi di desa ‘be’ tadi siang mereka ngremus kaca, kok.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bersama Damar berjudul senja. Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Rahasia Senja

Rahasia Senja

Kesal Senja. Asta terkekeh geli. "Hahaha... Lu lagi pms ya, Nja? Gua liat dari tadi, marah-marah ke Gafi." "Ya lu coba di sembur gitu, bakal marah ga?" Emosi Senja. Membuat Asta hanya nyengir kuda. "Hahaha, Senja. Kasian di kasih kuah bakso bau jigong," ledek Galuh dengan tawa renyahnya.
9.97.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Himawan lega, Senja benar-benar membuktikan ucapannya. “Kamu dengar, Langit?” Kinasih menatap putranya yang terdiam. Langit menatap Senja dengan sorot yang sulit diartikan, antara ragu, sinis, dan sesuatu yang tak terdefinisi. “Langit,” panggil Kinasih, sedikit lebih keras. “I-ya, Ma…” Langit mendengus kasar. “Kamu dengar sendiri, kan? Senja sudah tidak cinta dan hanya menunggu waktu untuk putus.”
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Istri Tak Tersentuh

Istri Tak Tersentuh

"Apa masakan istrimu tidak enak?" Mahesa diam, dia hanya tersenyum pada Indi. Indi adalah teman kantor Mahesa. Dia seorang janda yang belum punya keturunan. Dia sudah 5 tahun menjadi janda. "Kamu sendiri ngapain betah sendiri? Bukannya menjanda 5 tahun udah lama?" "Belum Nemu yang cocok. Giliran ada yang cocok eh punya istri...heheh." Indi terkekeh sambil tersenyum pada Mahesa.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Jingga mengusap perut, “Tolong ya, jangan minta es krim jam dua pagi lagi.” Senja memandangi mereka sambil tersenyum, “Ini waktu terbaik hidup kita, kan?” Malam harinya, mereka menyewa fotografer lokal. Tapi ide dadakan Senja, melukis perut masing-masing. Narumi menggambar bintang dan bulan. Jingga membuat gambar matahari kecil. Senja memilih bunga kamboja putih.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Warna jingga kemerah-merahan itu benar-benar sangat indah. Tidak ada yang lebih indah dari senja. Meskipun hadirnya hanya sesaat, tapi seakan memberi banyak makna. Membuat semua orang selalu menanti kembalinya nya senja setiap hari. "Sangat indah, kan?" pertanyaan om Arga mengalihkan atensi ku. "Sangat, om! Terimakasih karena sudah mengajak Bella liburan ke sini," balasku melirik om Arga.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

jawabku. Kuusap pipinya yang chabi sembari tersenyum. Wajah imut, bibir merah jambu yang tipis semakin membuat Nara semakin cantik, apalagi dengan hijab warna pink muda yang di padukan dengan gamis berwarna rose gold. "Ayo!" ucap Ustaz Rahman kemudian sembari menuntun kami. Tanpa memandang ke arahku suara baritonnya terdengar.
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

(Ciara) "Kenapa tidak bisa? Sayangku, senja sekedar memberi canda candu, tapi aku bisa memberimu nada madu. Lebih manis, bukan?" (Haidar) "Warna senja memang menyiratkan betapa indahnya dirimu." (Ciara) "Apakah tampanku akan hilang tatkala senja itu mengerang?" (Haidar) "Tampanmu hanya akan memudar, tatkala kamu tak bisa membedakan mana senja, mana mentari." (Ciara)
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Istriku Mengambil Ginjalku Demi Cinta Pertamanya

Istriku Mengambil Ginjalku Demi Cinta Pertamanya

Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita uremia, istriku, yang seorang hakim, dengan seenaknya memberikan salah satu ginjalku kepada cinta sejatinya. Aku menjelaskan kepada istriku bahwa aku menderita gagal ginjal. Aku pasti akan meninggal jika melakukan transplantasi ginjal lagi. Namun, istriku membentakku dengan penuh kebencian, "Penyakit Dennis sudah begitu parah, tapi kamu masih cemburu dan berusaha merebut perhatianku! Apa kamu nggak punya hati nurani?!" Atas desakan istriku, aku dikirim ke rumah sakit untuk menjalani transplantasi ginjal. Terakhir, karena gagal ginjal yang makin memburuk, aku meninggal secara tragis di sudut rumah sakit yang sepi.
134 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai jingga dan senja esti kinasih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status