Renjana
Mandi jam 5 pagi, bisa menggigil aku, tapi aku menuruti kemauannya, meskipun aku keluar kamar mandi dengan badan dan bibir gemetar.
Dengan penuh semangat Ida memoleskan make up ke wajahku, mulai dari alas bedak, lisptik hingga alis.
“Tutup mata, aku mau pakaikan kamu eyeshadow pink,” perintahnya.
“Pink?” Ujarku, aku paling tidak suka warna itu, “ganti yang lain, apa saja selain pink,” pintaku.
Hot Chapters