Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh Yang Dinanti

Jodoh Yang Dinanti

tanyanya kemudian. Dan tentu saja pertanyaan itu mendapat anggukan dari Fahri. "Iya. Hari ini. Nanek gue di Jogja lagi sakit keras, dan om gue di sana lagi sibuk banget ngurus perusahaan. Jadi gue sama Mama, mutusin buat—" Fahri menggantungkan perkataannya, tiba-tiba saja dadanya terasa sesak. "Buat tinggal di sana."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as joo seok hoon
Read
+Library
Sang Junjungan

Sang Junjungan

"Iya, Bang. Sebentar aku siapkan, atau kamu mandi dulu?" "Mandinya nanti saja, Sum. Aku sudah lapar sekali," ucap Bang Adi. Aku mengangguk menyetujuinya, kami pun menikmati soto ayam tersebut, memang tidak salah aku menyukainya, memang lezat sekali. "Sum, aku ke masjid dulu, ya. Mau Magrib dan Isya di sana!" seru Bang Adi, selepas mandi. "Iya, Bang!" Aku buru-buru menjawab, karena desakan buang hajat sudah di tak tertahankan, aku bergegas ke kamar mandi sekalian membersihkan diri.
108.0K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as joo seok hoon
Read
+Library
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

"Bukan cuma kamu, Han. Suami kamu juga diajak. Kan nanti ketahuan siapa yang kurang subur. Jadi biar dikasih obat." "Maaf ya, mbak. Tolong dijaga omongannya. Aku nikah baru beberapa bulan. Masih banyak yang nikah beberapa tahun baru dapat momongan." "Mbak, ini kan cuma mengingatkan saja, Han. Mumpung belum terlambat. Atau mungkin kamu pakai KB ya?" "Aku pakai KB atau enggak kayaknya bukan urusan, mbak. Sudah ya, mbak. Aku lagi buru-buru."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as joo seok hoon
Read
+Library
JODOHKU DOSEN HYPER

JODOHKU DOSEN HYPER

Velove masuk ke dalam kamarnya dengan langkah gontai mengingat apa yang di katakan sang Momy tadi. Saat sampai di kamarnya, dia melihat jarinya yang tersemat cincin yang di berikan Sofiah tadi kepadanya. "Jual ginjal? Astaga.... ini kenapa malah bikin aku takut? Bukan apa apa malah udah horor begini!" dumel Velove dalam hati.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as joo seok hoon
Read
+Library
Cintamu Bohong, Ya?

Cintamu Bohong, Ya?

Raka segera mendorongku masuk ke ruang makan dan tersenyum seolah menyanjung. Dia berkata, "Ayo, kita masuk. Masih ada yang menunggu di dalam." "Hari ini hari bahagia, jangan cemberut. Aku bahkan menyiapkan kejutan khusus untukmu." Aku hanya mencibir, lalu berkata, "Baiklah. Aku akan menantikannya." "Kalau begitu, aku pergi ke toilet dulu. Kamu nggak usah khawatir," lanjutku.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as joo seok hoon
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Yang lebih mengerikan bagi Long Wei bukanlah pelecehan Xu Qinghe, tapi adalah sesuatu yang jatuh dari punggung gadis itu. Sebuah cincin hijau terang yang tampak cemerlang, tentu itu terbuat dari giok. “Giok Langit!” seru Long Wei, Xu Liangchen dan keempat Raja Singa. Kiranya ketika Xu Liangchen menarik kerah belakang jubah Xu Qinghe tadi, dia dengan lihai juga memasukkan Giok Langit bentuk cincin ke dalamnya. Namun, tatapan para Raja Singa memang tajam sehingga menyadari hal tersebut.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as joo seok hoon
Read
+Library
MUSIM CINTA DI SEOUL 2

MUSIM CINTA DI SEOUL 2

아니요, 저는 그의 처남입니다. "aniyo, jeoneun geuui cheonam-ibnida." ("Bukan, saya iparnya") “임신한 것 같은데 서울로 데려가시겠습니까?” “imsinhan geos gat-eunde seoullo delyeogasigessseubnikka?” ("Dia sedang hamil, saya yakin itu. Jadi anda ingin membawanya ke Seoul?)
106.4K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as joo seok hoon
Read
+Library
Bodyguard Hot Milik Nona Muda

Bodyguard Hot Milik Nona Muda

Tanpa sadar ia mengamati pria terakhir itu. "Ah, namanya Joonseo. Dia adalah bungsu di grup kami," ucap Jin Woo. "Oh, oke. Senang bertemu dengan kalian. Maaf sudah mengganggu kalian yang ingin makan di sini. Kami sudah akan pergi," ujarnya sambil tersenyum. "Seharusnya kalian tidak perlu terburu-buru. Kalian yang duluan datang ke sini. Silahkan teruskan saja. Kulihat makanan kalian masih banyak."
1065.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as joo seok hoon
Read
+Library
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Jingoo balik bertanya seraya menyerahkan secarik kertas berisi tulisan tangan wanita itu. Jingoo-ya, maaf aku pergi tanpa berpamitan langsung denganmu. Aku baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir. Aku hanya ingin mewariskan ponselku ini. Buang ponsel dengan lakban itu! Kau membuatku malu saja. Aku pergi. Salam sayang, Seo Jihye.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as joo seok hoon
Read
+Library
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Hatiku memanas, boleh gak sih aku timpuk dia pakai seikat kangkung di depanku ini. 🍁 🍁 🍁
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as joo seok hoon
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status