Jurnal Sang Dokter
Romansa beralih ke meja dan tempat duduknya, dia membuka komputer lipat, menghidupkannya, lalu menghela nafas panjang.
“Baiklah, semua orang harus tahu, walaupun tidak banyak yang mengerti,” ucap Romansa lirih.
Romansa mulai menulis jurnal hariannya, jurnal yang sudah memiliki begitu banyak penggemar fanatik yang selalu menunggu postingan ceritanya. Mereka bahkan rela bangun di jam dua malam demi membaca jurnal Romansa yang diposting di jam itu, sungguh, cerita kehidupan nyata memberikan banyak pelajaran penting bagi mereka yang mau berpikir.