DENDAM ANAK LELAKIKU
Setelah berada di dalam mobil, lelaki dengan tampang mempesona bernama Andi itu menekan nomor kontak Mayang di ponselnya.
"Ya?" Suara seksi Mayang menyambut panggilan sang Don Juan seperti biasa.
"Sayang, aku sudah temukan pembeli untuk rumah kamu. Gimana? Kapan kamu jadi mau lepas rumah kamu itu?"
"Oya? Bagus sekali. Berapa yang dia tawarkan, Ndi?" tanya Mayang di seberang telepon dengan antusias.
"Tenang saja, Sayang. Ini harga terbaik yang bisa kita dapat. Nggak ada tawaran yang lebih tinggi dari harga ini," kata Andi bersemangat.