Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUBUAT SUAMIKU SEMAKIN LAYU

KUBUAT SUAMIKU SEMAKIN LAYU

sahut Bik Wati, “Emangnya Bu Kirana mau ngapain?” “Mau nyiram bunga, Bik!” jawabku jujur. “ealah Bu Kirana, kan lagi hujan, masa mau nyiram tanaman,” jelas Bik Wati. Aku melongo saat mendengar penuturannya, kenapa aku bisa sebodoh ini. Bikin malu saja! Apa saking bingungnya sampai enggak sadar kalau di luar sedang hujan deras? Akhirnya aku mengurungkan niatku, lalu mendekat pada perempuan itu.
850.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

Panjang lebar sebetulnya dan dinyanyikan dengan alunanan yang mendayu, tetapi itulah kalimat yang kusimpulkan dari tahapan prosesi adat yang kedua ini. Setelah itu berlanjut dengan menginjak telur, lalu aku membersihkan kaki Mas Iqbal setelahnya. Lalu melepas merpati, membuka pintu, saling menyuap dan terakhir yaitu pabetot bakakak. Banyak makna yang dijabarkan melalui kidung. Petuah-petuah untuk kami yang baru meniti ujung gerbang yang bentangannya masih panjang dan belum terlihat.
1058.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

PNB S2 : IBLIS NAGA BIRU

--- Alam Kehampaan --- Sebuah dunia yang tipis yang berada di antara Dunia Bawah dan Dunia Tengah. "Kenapa kamu tidak mencariku, Kanda Candaka?" ujar gadis cantik yang berpakaian biru gelap, yang sedang menatap pernikahan Candaka dari jauh. Iblis Naga Biru yang sekian lama menghilang akhirnya mengembalikan ingatan Jayanti, tapi tidak dengan hawa iblis yang menyelimutinya.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai kabut biru lirik
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Immortal
Trilogy terakhir Pendekar Naga Biru bisa disimak nanti di sosmed Author ya ... Kisah yang akan berbeda dengan kedua trilogy sebelumnya. Ada fantasy, system, CEO, dungeon, Kultivasi, Pendekar yang tergabung menjadi satu di KISAH TIGA NAGA SAKTI. Segera ya ....
Baca Semua Ulasan
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

tanya Mas Ezar tepat di dekat telingaku. “Bulan madu di awan biru, tiada yang menganggu--bulan madu di atas pelangi, hanya kita berdua.” Aku tak menjawab, melainkan menyanyikan potongan lagu Takkan Pisah sambil merentangkan tangan ke samping seolah sedang menjiwai. “Awan putih, Sayang. Yang biru langit,” protes Mas Ezar. “Protes sana sama yang tulis lagunya.”
9.992.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kabut biru lirik
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

“Ya. Hari ini. Iya kan.” "iya Bu, siap!" Setelahnya panggilan telepon terputus. Beni lalu mengamati lekat kotak persegi dengan pita biru membungkusnya. kejutan kedua untuk Akbar. “Kalau yang ini pasti bisa membuat mereka ketakutan dan tak percaya.” Pak Akbar bersiaplah!
1070.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

batin Kirin. Tombak Banyu Biru yang di lepaskan olehnya nampak terbang melayang di dalam air dan berhenti dua puluh langkah dari hadapan Kirin. Senjata yang memancarkan aura biru itu bergetar hebat sebelum sesuatu menyerupai asap berwarna biru keluar dari dalam senjata tersebut.
8.962.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

ucap bibi Nilam sambil membelai kepala Edel dalam dekapannya. Tangisan Edel kembali pecah di dalam pelukan bibi Nilam. Bayang - bayang lelaki gay itu terus berputar di kepalanya. Membuat dirinya merasa mual dan enak melihatnya. " B-bibi.... E-edel sudah tidak suci lagi...... " ucap Edek terputus - putus sangking sesak hatinya. " Bagaimana kalo nanti Edel hamil bibi ? "
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Phoenix Hitam di udara mengeluarkan raungan dalam bahasa langit yang tak dimengerti manusia. Tapi kini, Kevin sudah bukan manusia biasa lagi. Ia adalah jawaban bagi kehancuran. Ia adalah Naga Biru, warisan terakhir dari kekuatan yang tak mengenal kata tunduk. Udara tiba-tiba menegang, seolah alam semesta sendiri menahan napas. Kemudian, langit bergetar.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
The Curse of Esmelth

The Curse of Esmelth

Iris mata sebiru langit itu membuat Lucy seperti terhipnotis untuk mendekat. Blue terejut saat menyadari Lucy sudah berada di sisinya, gadis kecil itu tersenyum lebar dan merasa tidak kaku sama sekali. Dengan cepat Blue kembali menutupi wajahnya, tetapi tangannya tertahan oleh tangan Lucy yang sudah berada di hadapannya. "Mengapa kau menutupinya?" tanya Lucy. Blue memalingkan wajahnya menahan malu, selama ini yang melihat wajahnya hanya Lucien. Tidak ada yang tahu wajah aslinya, karena selama ini ia selalu memakai pakaian zirah.
1011.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
Home

Home

Siapa lagi yang akan tahu? "Biru," Mutia menyebut namanya ketika berjalan mendekat. Biru kembali menginjakkan kaki di lorong rumah sakit; tempat di mana semua aibnya terbongkar. Tubuh Biru melemas saat melihat sorot mata Mutia dipenuhi oleh penyesalan, rasa bersalah, dan iba. Irisnya berkaca-kaca dan dia memeluk Biru seerat yang dia bisa.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai kabut biru lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status