Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

“Bunga ini dipesan oleh Tuan.” Dacia merasa kaget, melihat ke sisi Jerremy. Jerremy memalingkan kepalanya melihat ke luar jendela. “Terima kasih.” Dacia mengambil buket bunga dengan tersenyum, lalu memeluknya. Bunga mawar ini seperti api yang berkobar melambangkan kehidupan yang tidak pernah padam. Pantas saja, pasangan kekasih suka memberi bunga mawar.
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142.5K kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Hari ini musim hujan telah berakhir, berganti ke musim gugur ditandai dengan penampakan langit yang dipenuhi awan tipis dengan angin tanpa hujan. Rama mulai merenovasi beberapa bagian rumahnya. Dengan bantuan pak Joko dan anak-anaknya, Rama membuat 5 kamar di rumah itu, dengan ruang tamu yang besar, dapur yang bernuansa cafe dan teras rumah yang dipagari beberapa bunga krisan dan bunga mawar merah. Bunga ini dipilih langsung oleh ibu Sri, sangat cocok ketika bunga-bunga indah ini berada di teras rumah, untuk menemani minum teh.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Abizar bertanya saat mobil mereka melewati deretan rumah minimalis. "Yang itu, Tuan! Dinding dicat warna kuning yang ada kebun bunga mataharinya di halaman!" Mata Abizar tertuju pada sebuah rumah yang Mawar tunjuk. Kepalanya kembali mengangguk-angguk, beberapa meter lagi Abizar akan mengerem kendaraan. Secara sempurna, mobil mewah Abizar terparkir di halaman depan rumah Mawar. Sebelum gadis itu turun, Abizar bergumam, "namamu Mawar, tapi kenapa membudidayakan bunga Matahari?"
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Istri CEO

Pembalasan Dendam Istri CEO

ujarnya dengan gawai masih menempel di jemarinya. ** "Dimana ini? aku ada dimana? apa aku telah tiada?" aku mengucek mata dan mencoba membukanya perlahan. Samar dan tipis namun aku masih berusaha supaya mata ini bisa berkoordinasi dengan baik sesuai perintahku. Jendela yang indah. Kasur dengan sprei putih diatasnya dipenuhi bunga mawar berbentuk hati. Kulirik sekelilingku juga ada lilin yang menyala dengan pola yang menyatu.
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
Pengasuh Kesayangan CEO

Pengasuh Kesayangan CEO

Maya menuju ke motornya, ternyata dia malah memasukkan motornya ke pintu di samping. "Apakah ini rumah Maya dan toko bunga itu usahanya?" Jonathan tersenyum. Setidaknya ada satu titik cerah. Dia berjanji akan datang lagi ke tempat ini untuk mencari informasi lebih lanjut tentang status pernikahan Maya. Maya menutup kembali pintu samping toko usai memasukkan motornya. Mungkin dia kembali ke toko melalui pintu dalam. Tidak beberapa lama Mama Jonathan keluar dari toko bunga tersebut. Membawa serangkaian bunga mawar yang dirangkai indah. Mawar warna pink dan maron yang dirangkai indah.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

Tak mau menunggu Sang Tamu, Bu Tiwel berlari dari arah belakang menuju depan dan membukakan pintunya. Tampak seorang wanita paruh baya dengan kebaya berwarna putih dengan corak bunga mawar di setiap sudut bawah, bersanggul model ukel konde bak bangsawan keraton, membuat Bu Tiwel merasa heran. "Permisi, apa benar ini rumah Ibu Tiwel?" tanya wanita itu. "Ya, benar. Sampean(kamu) ini siapa?" tanya Bu Tiwel.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Kamarku juga diubah dari kamar tanpa jendela menjadi kamar tamu besar dengan pemandangan sungai, yang letaknya paling dekat dengan kamarnya. Bahkan, setiap dia pulang dari mengurus bisnis di luar, dia selalu membawakan buket bunga mawar. Dia berkata, "Ini namanya romantis ...." Awalnya, aku hanya mengira dia gila. Tapi, mengingat kebenciannya kepada wanita Timur, aku hanya bisa menahan pikiran ini dalam hati. Tahan sekuat tenaga, jangan sampai terucap! Karena Vincent sangat kejam dan sulit diprediksi.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
Mawar Kecil Beracun

Mawar Kecil Beracun

Aku mengemasi koper kecil dan pindah ke apartemen kecilku sendiri. Saat mengusap luka dengan obat merah, rasa perihnya membuatku mendesis, tetapi pikiranku justru menjadi jernih secara luar biasa. Aku menyalakan laptop, mencari surel yang dikirim dosen pembimbingku bulan lalu. Surat undangan dari Royal Academy of Art di Negara Adaris. Saat itu, aku masih cukup bodoh untuk membalas ke dosen pembimbingku.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

Rendra berdehem dengan mendekat ke Gayatri sambil memeluk pinggangnya. Prayogi mengalihkan pandangannya ke luar. Tampak dari ruang tamu Rendra, jendela kaca besar tembus halaman rumah Rendra yang luas ditumbuhi berbagai macam bunga, termasuk beraneka bunga mawar, bunga kesayangan Gayatri, disamping bunga melati yang harum semerbak. "Kenapa kamu mengatakan aku menelantarkan mereka, Tri? Kami meninggalkan mereka dengan mencukupi kebutuhannya. Mereka tak kekurangan uang."
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

GOLDILOVE (Catatan Seorang Pelakor)

"Toko ini... dia mungil, tapi kuat. Dia terjepit di antara raksasa, tapi dia tetap berdiri." Aku bisa membayangkan semuanya dalam hitungan detik. Di balik jendela kaca itu, aku akan meletakkan vas-vas besar berisi bunga matahari. Di sudut sana, aku akan membuat meja kerja kayu tempatku merangkai bunga. Aroma eucalyptus akan menutupi bau asap kota ini. Bangunan ini adalah personifikasi diriku di Jakarta: kecil, terjepit, namun ingin bertahan.
10569 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kaca jendela motif bunga mawar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status