Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM

TERIKAT KONTRAK TERLARANG DENGAN 4 CEO MESUM

"Mungkin cara jalan lain." "Iya, tapi aku nggak bakal jadi gay demi salah satu dari kalian, dasar tolol." Kairo menggeleng sambil tersenyum. "Kalau mau godain aku, setidaknya kumpulin cowok yang lebih ganteng." Stefan pun tertawa. "Nggak ada yang harus jadi gay. Tapi kita semua punya masalah yang sama soal perempuan. Mereka selalu menginginkan lebih dari kita."
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Sementara Aida, masih terus mengusap wajah dari derai air mata yang kian deras menerpa wajahnya. "Saya sudah maafkan Nyonya sebelum Nyonya minta maaf. Itu adalah sifat basic yang harus setiap manusia miliki. Jangan sedih, Nya. Saya juga tahu kok bagaimana perasaan seorang ibu yang takut anaknya kenapa-kenapa. Tapi, tolong jangan mengorbankan perasaan orang lain hanya untuk menyelamatkan satu perasaan," ucap Kania panjang lebar pada Aida, sebelum akhirnya melengos pergi begitu saja. Ingin rasanya mengumpat, dan mencaci-maki perempuan itu. Sudah bak bom yang meledak sebenarnya dada Aida saat ini. Benar-benar urgent, dan diwaspadai untuk menjauh.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Sosok Perempuan yang Mengikutiku

Sosok Perempuan yang Mengikutiku

"Ayah duduk di sofa, menghadap ke jendela, menikmati suara hujan yang mengetuk perlahan di atas genteng." Aku mendengarkan dengan seksama, merasa ada sesuatu yang ganjil dari caranya menceritakan ini. Ibu duduk di sampingnya, juga diam, seolah sudah tahu apa yang akan ia katakan selanjutnya. "Saat itu, Ayah melihat seorang perempuan melintas di halaman," lanjut Ayah. "Dia pakai kain jarik, rambutnya disanggul. Awalnya, Ayah pikir itu ibumu, soalnya penampilannya mirip sekali. Ayah nggak terlalu memikirkan, cuma memperhatikan sambil terus duduk."
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Bangkitnya Wanita Yang Kau Hina

Hentakan kakinya semakin terdengar bahkan kini berada tepat di depan Rachel. “Aku belum sempat menanyakan namamu. Siapa namamu Nak?” “Oh saya Rachel Kek”. “Apakah kau memiliki keluarga?” “Sebenarnya saya sudah yatim piatu Kek, jadi semenjak itu saya tinggal bersama Om dan Bibi saya”. “Aku melihat beberapa luka lebam dan memar di beberapa bagian tubuhmu. Siapa yang melakukannya?” “Uhmm...” “Jangan takut, katakanlah...”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Perempuan itu benar benar mempesona walau seperti orang culun. "Lo jadi pacar gue, sebagai hukuman karna udah ambil liontin nyokap gue!" ucap Kafka, laki laki itu memang terbiasa menggunakan bahasa lo-gue jika berbicara dengan siapapun, kecuali guru dan orang tua nya. Zanna, Fanna dan seisi kelas bahkan ada kelas lain yang menyaksikan lewat jendela merasa tidak percaya bahwa Kafka mengatakan hal itu pada Zanna. Zanna benar benar beruntung pikir mereka.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Cadangan

Bukan Wanita Cadangan

Buatku, itu menajubkan. Siang itu aku dan suamiku membahas tentang Cafe-nya. Para karyawan dikumpulkan dan diadakan meeting mendadak. Beberapa karyawan yang di dominasi para wanita tampak menatapku dengan pandangan menilai. Tadi Narendra memperkenalkan aku sebagai istrinya. Mereka ada yang sempat saling berbisik, mungkin yang mereka tau Tiara lah istri seorang Narendra Bagaskara. Aku mencoba tak perduli dan bersikap biasa saja. Sudah resiko menjadi yang kedua akan mendapat pandangan negatif dari banyak orang.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

Setelah menenangkan hatinya melalui tarikan nafas yang panjang, Caca menjawab, “Aku ingin menjadi contoh bahwa seorang peremuan bisa sukses di bidang karir. Perempuan tidak hanya harus terus menerus di rumah dan melayani suami. Ada banyak hal yang bisa dilakukan perempuan.” “Seorang Kartini sejati.” Caca mengangguk, “Sampai umurku yang segini, aku sudah banyak melihat perempuan yang hanya bisa pasrah dan tunduk di bawah laki-laki. Aku ingin menjadi contoh pada mereka bahwa perempuan bisa mandiri.” Indra agak terkejut mendengar pernyataan Caca. dengan hati-hati Indra bertanya, “Apa menurutmu perempuan harus berada di depan lelaki?”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Kejora terdiam karena memang itu terjadi. Rina menatap sang putri, merasa ingin tahu. Namun, dia memilih menimpali ucapan Kania, “kamu betul, Kania. Kebanyakan perempuan di sini tak berkembang karena masih mengikuti adat dan pendapat orang lain. Waktu mereka hanya terpakai untuk mengurus rumah tanpa menghasilkan apa-apa, bahkan tak bisa protes jika kekurangan uang kepada suaminya.”
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

Kahfi tak ingin membatasi perasaan istrinya itu. “Kak Kahfi bisa enggak kasih aku waktu untuk menemani mama di sini satu bulan saja? Setelah itu aku janji bakal ikut tinggal sama kakak di Surabaya,” cicit Keina memberanikan diri untuk meminta waktu. Sejatinya, Keina adalah cewek dengan tingkat keberanian yang tinggi, dalam artian dia sedikit pembangkang dan agak tomboy. Tapi entah kenapa saat berhadapan dengan Kahfi semua keberaniannya lenyap tidak tahu kemana. Sebelum menjawab, Kahfi menghembuskan napas pendek. Dia tidak punya waktu lama untuk berpikir, tapi menolak keinginan Keina juga tidak tega. “Ya, sudah, tapi ada syaratnya.”
9.81.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.0K kali sebagai kain kafan perempuan
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Baca Semua Ulasan
Perempuan Terlarang

Perempuan Terlarang

Kecup Mama di kening sang putra. Fatimah Khaidir, janda Malik Khaidir, seorang wanita pimpinan yayasan salah satu sekolah menengah atas ternama di kota pelajar itu dan juga ibunda Farid Khaidir, pengusaha dan pebisnis serta pemilik Khaidir Textile, perusahaan keluarga rintisan sang ayah yang telah lama meninggal. Tinggal dan hidup di keluarga dengan budaya Timur Tengah yang kental membuat Khaidir menjadi pria Timur Tengah incaran wanita Jawa. Paras dan postur tubuh yang mumpuni serta wajah oval, hidung mancung dengan kumis yang menyelimuti pipi serta rahang kuatnya, membuat Farid menjadi pria yang seksi dan memikat bagi para wanita. Namun walaupun begitu, tak semudah bagi Farid untuk mencari
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kain kafan perempuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status