Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Tengah malam, di sebuah toko perlengkapan dewasa yang remang-remang, aku memergoki putri pemilik toko sedang memuaskan dirinya sendiri. Matanya tertutup kain, kedua kakinya terbuka lebar dan tersampir di sandaran tangan kursi erotis itu, tampak sangat terbuai dalam kenikmatan. Hingga akhirnya, kursi itu mengalami kerusakan. Wajahnya memerah karena sulit melepaskan diri, dia pun meminta tolong. “Om, tolong aku….” Aku malah berjongkok, jari-jariku mengusap paha, betis, hingga pinggang bagian dalamnya. “Jangan bergerak, struktur kursi ini rumit, aku harus mempelajarinya pelan-pelan.” “Kumohon… cepatlah.” Aku memperhatikannya, mulai dari malu hingga menjadi gairah yang meluap, hingga akhirnya pertahanannya runtuh dan dia pun menyerah. “Om, berikan padaku. Berikan segalanya padaku.” Tepat di saat genting itu, terdengar suara pemilik toko membuka pintu dari luar. Aku segera mendorongnya ke balik rak pajangan. Di sana, aku malah melihat sebuah mainan cetakan yang tampak sama persis dengannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Suami Pengganti

Terjebak Pesona Suami Pengganti

“Menjeritlah, Nyonya.” Bosku yang mengalami disfungsi seksual menawarkan 20 miliar agar aku menghamili istrinya yang cantik, dingin, dan merupakan seorang direktur utama, Viola. Di vila mewah lereng bukit, aku memaksa membuka kedua pahanya yang putih mulus dengan lututku, lalu menyelipkan sebuah alat pijat yang bergetar ke dalam gaun tidur sutra pink pastel yang dikenakannya. Melalui lapisan kain sutra terakhir yang telah basah oleh cairan tubuhnya, kepala alat yang terus bergetar itu menekan dan menggesek tepat pada bagian tubuhnya yang paling sensitif. Sensasi mati rasa yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Wanita yang biasanya dingin dan anggun itu terkulai berantakan di sofa. Sambil menangis karena malu dan marah, dia kehilangan kendali, melengkungkan pinggangnya dan tanpa sadar mengikuti setiap gerakan. Diiringi jeritan yang penuh rayuan, cairan tubuhnya mengalir deras hingga seluruh alat pijat itu basah kuyup oleh cairannya.
257 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Triyuki Boyasithe
Rumah ini dulunya dihuni oleh Rarashati dan ibunya, Nyai Romlah. Pasca Nyai Romlah meninggal, tinggallah si Rara di rumah ini sendirian. Sayang seribu sayang. Sebulan setelah kematian ibunya, Rara juga meninggal. Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab kematiannya. Namun, semua penduduk meyakini dia meninggal karena kesepian dan putus asa. Memang tidak ada ditemukan tindak kekerasan di tubuhnya. Hanya saja ada yang aneh ketika dia dimandikan. Perutnya terlihat membuncit. Padahal tubuhnya kurus kering. Semua orang mengira mungkin Rara mengidap busung lapar. Sehingga abai dengan perihal tersebut. Sampai akhirnya sehari setelah dikubur, warga yang melintas di kuburan baru tersebut mendengar tangisan bayi. Mengeak-ngeak di malam buta. Mereka bergegas ke arah sumber suara. Mendapati kuburan seperti habis diacak-acak. Seolah-olah ada yang keluar dari dalam lubang. Parahnya, mayat Rarashati terlihat menggantung di dahan pohon beringin yang menaungi kuburan tersebut. Tanpa kain kafan, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh telanjangnya. Dan yang paling mengherankan, dia memeluk sesosok bayi yang sedang menyusu kepadanya.
9.93.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

"Kenapa diam saja? Apa harus kuperiksa, biar tahu sendiri jari yang membuatmu nggak bisa tidur semalam itu panjang atau pendek?" "Cicipi rasamu sendiri." Di kantor wakil direktur rumah sakit, dokter pembimbingku sedang berdiri di luar pintu, sementara aku di dalam ditindih ke dinding oleh ayah angkatku, Juna Narendra. Aku mengenakan seragam perawat ketat yang dia buatkan khusus untukku, sangat pendek menyentuh pangkal paha saja. Payudaraku yang montok ukuran 36E tertekan hingga berubah bentuk di balik jas putih itu. Celana safety aku sudah robek paksa oleh tangan besarnya yang panas dan kasar. Jari-jarinya yang panjang bergerak masuk-keluar dan menggesek dengan liar di balik lapisan kain terakhir yang basah kuyup. Di usia 21 tahun, padahal aku punya pacar yang bersih dan polos. Kini, di bawah dorongan yang tidak bisa kutolak dari ayah angkatku, kedua kakiku tanpa sadar melingkar erat di pinggangnya, dan aku kehilangan kendali, mencapai klimaks dengan rasa malu yang mendalam. Saat jari yang dipenuhi cairan kenikmatanku yang lengket itu mendekati bibirku, aku tanpa sadar menjulurkan lidah ....
924 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Nikah Non Exclusive

Nikah Non Exclusive

Nunraqila
Pernikahan kok ada perjanjian dan hak-hak tak eksklusif. Apa jadinya? Kim Tan dan Amy mengalaminya. Namun, tiba-tiba cinta bersemi, saat mantan kekasih kembali. Apa yang akan dilakukan Kim Tan dan Amy? Perbaruan atau putus kontrak? *** Dengan pikiran polos, Amy masuk perlahan. Suara aneh itu semakin terdengar jelas saat Amy melangkah semakin dalam. Kini, Amy berada tepat di depan ranjang, pemandangan mengejutkan pun terpindai oleh netranya. Tepat di hadapannya dua sejoli sedang bergumul tanpa sehelai kain pun, di atas ranjang. “Apa yang kalian lakukan?” sentak Amy. Sontak kedua orang yang sedang asyik dalam permainannya tersebut terusik, lalu terhenyak dan berhenti sejenak. “Wua!” “Amy!” Amy termenung, baru kali ini dia melihat hal seperti itu selama hidupnya. “Apa yang kalian lakukan?” Sekali lagi Amy bertanya dengan intonasi tinggi. “Aish! Apa kau tidak lihat, aku sedang bersenang-senang!" teriak si pria, tak kalah emosi. “Tapi ini kamarku!” hardik Amy, kesal. Apa yang akan Amy perbuat selanjutnya?
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Dendam Qarin Ibu

Dendam Qarin Ibu

Ainun Bell
Kehidupan Kamelia begitu buruk. Mendapat suami toxic dan malas, membuatnya harus bekerja keras memenuhi kebutuhan hidup. Namun cobaan itu bertambah berat saat Kamelia sakit struk dan mengakibatkan tubuhnya lumpuh. Kemalangan itu membuat seluruh kehidupan mereka ikut tumbang. Rozi yang syok dengan semua ini, tidak bisa mengendalikan diri. Dia stres dan depresi karena penopang hidupnya yaitu istrinya kolaps. Lalu suatu hari, dia meninggalkan istri dan ketiga anaknya untuk melepaskan penat dengan hobi memancing. Istri dan ketiga anaknya terkurung dalam rumah yang pekat dan gelap selama seharian. Tanpa makan, tanpa minum. Lalu satu kejadian menambah penderitaan itu semakin mengerikan. Anak keduanya yang baru berumur 4 tahun, menyalakan kompor hendak menggoreng telur karena lapar. Namun malangnya, api dari kompor itu malah menyambar kain lap yang ada di sampingnya hingga membuat rumah keluarga kecil itu terbakar. Sialnya, Kamelia beserta ketiga anaknya turut terbakar! Dalam kobaran api yang perlahan-lahan menghanguskan tubuhnya dan anak-anak itu, Kamelia bersumpah akan menuntut balas atas perlakuan suaminya!
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
30 Hari Menggapai Cinta

30 Hari Menggapai Cinta

Keluarga Anarta merupakan salah satu keluarga berada di Kota Suro. Mereka memiliki dua anak laki-laki, dengan si sulung bernama Wahyu Dwi Anarta dan anak bungsu bernama Grey Anarta. Wahyu yang telah menginjak usia 30 tahun dan menjadi anak sulung, ditunjuk menjadi pemimpin perusahaan keluarganya. Dia dituntut untuk bersikap dewasa agar dapat menjadi pewaris keluarga. Selasa siang, tepatnya di awal bulan April, Wahyu mendapat tugas dari perusahaan untuk menuju ke toko kain yang merupakan pemasok bahan utama perusahaannya. Di sanalah dia bertemu dengan Aprilia yang merupakan anak gadis dari pemilik toko kain. Wahyu merasa jatuh cinta pandangan pertama kepada April, begitupula sebaliknya. Namun sayangnya, kisah cinta mereka tidak berjalan dengan mulus karena kehadiran Anara sebagai pihak ketiga. Meskipun begitu, Wahyu tetap memilih April sebagai cintanya. Wahyu ingin memperjuangkan cintanya kepada April. Namun takdir berkata lain, penyakit Aritmia yang dideritanya menjadi semakin menjalar. Di saat Wahyu hendak melamar April di akhir bulan kelahirannya, April mendadak kolaps dan dilarikan ke rumah sakit. Di dalam perjalanan menuju rumah sakit, April mengembuskan napas terakhirnya. Cinta Wahyu yang bersemi indah pun berakhir di ujung bulan April. April telah menjadi sosok yang paling berharga di hati Wahyu. Dialah satu-satunya perempuan yang berhasil membuat dirinya jatuh cinta dan membuatnya berjuang untuk menggapai cintanya dalam 30 hari di bulan April.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Bercinta dengan Naga

Bercinta dengan Naga

Pierre Magnol
Latu perempuan istimewa yang terlahir di bawah sinar bulan purnama mengalami mimpi janggal di malam pertama ketika usianya 17 tahun. Seorang laki-laki asing yang takmengenakan sehelai kain di tubuhnya menyentuh Latu dengan tangannya yang dingin, namun anehnya semua terasa begitu nyata seolah saat itu Latu tidak dalam dunia mimpi. Latu tahu persis jika laki-laki itu bukanlah penduduk Pulau Tannin. Latuh mengenal semua penduduk pulau kecil yang dahulu tanah suci tempat seekor naga bersemayam ini. “Bahkan beribu tahun sebelum kau dikandungan, kau sudah kepunyaanku Latu.” Kata laki-laki yang sudah muncul sebanyak tiga kali dalam mimpi Latu itu. Kebingungan Latu akan mimpinya seolah belum cukup membebani pikirannya. Sebagai perempuan istimewa yang lahir di bawah sinar bulan purnama, setiap warga pulau berharap Latu bisa menjadi penghubung mereka kepada naga suci yang sudah hilang ribuan tahun lalu. Padahal Latu sendiri sudah tidak percaya dengan keberadaan naga itu, ia merasa kisah naga dan nenek moyang pulau Tannin hanya dongeng semata. Sayangnya pikiran Latu sangat keliru, ada sesuatu yang besar menunggunya, bahkan sudah datang menghampirinya. Bagaimanakah kisah Latu si perempuan istimewa pulau Tannin? Siapakah laki-laki yang menghampiri Latu? Apakah hal besar yang menunggu Latu dan penduduk pulau Tannin? Kisah Latu menunggu untuk ditelusuri dalam rangkaian kata yang ditulisnya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kain pel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
333435363738
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status