Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Pradipta bertanya apa yang terjadi dengan Ajeng. "Kenapa kamu teriak-teriak gitu? Ada apa?" "Tadi ... ada sosok pe-perempuan memakai baju kebaya merah, wajahnya seram banget. Banyak darah di seluruh badannya. Darahnya sampai menetes di kakiku, Pa. Coba lihat ini!" Ajeng terkejut saat melihat kakinya yang mulus bersih tak ada darah. Padahal sebelumnya darah yang amat busuk banyak sekali di betisnya.
1025.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Bunuh Diri Itu Ternyata Istriku

Wanita Yang Bunuh Diri Itu Ternyata Istriku

Lalu tiba-tiba saka Kaira pun menangis lagi, terisak. Kemudian polwan tersebut meminta Kaira untuk berdiri. Aku yang memang tengah menunggu Kaira beranjak nampak merasa aneh saat kulihat ada yang aneh di bagian celana berwarna putihnya yang memang telah kotor dengan noda. Tapi ini bukan noda biasa. Karena nodanya berwarna merah. "Kau sedang menstruasi, Kaira?" tanya salah satu polwan tersebut, berhati-hati. Tak diduga, Kaira menangis keras. Ia pun menggeleng.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 697 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

“Apa ini? kenapa ada darah dari kedua kakiku?” Alessa membelalakkan kedua matanya. Rasa sakit diperutnya semakin menjadi tapi Alessa menjadi panik karena menyadari kedua kakinya sudah dialiri oleh cairan merah. Alessa berusaha beranjak dari ranjangnya. Kedua kakinya berusaha menapaki lantai tapi tiba-tiba saja tubuh Alessa ambruk.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Pipinya memerah merona, sebuah warna yang kontras dengan kulitnya yang cerah. Seketika itu juga, kendali Arka seakan kembali. Arka merasakan panas di wajahnya sendiri, menyadari betapa tidak pantasnya dia berdiri di sana, memandangi tubuh pembantunya yang basah seperti seorang pemuda yang tak pernah melihat wanita.
13.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

“Kamu tenang saja. Aku sudah memberitahu Ibu tentang keadaanmu. Mereka pasti akan mengerti juga.” Kiara mengangguk perlahan dan terdiam. Aku lupa untuk menanyakan kenapa pipinya memerah seperti terkena tamparan. “Kenapa pipi kananmu merah? Seperti terkena tamparan. Apa ada yang menamparmu?” tanyaku.
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Ayah Anakku

Jerat Pesona Ayah Anakku

"Hey, ini kenapa?" Deghh! Degup jantung Kara seketika kembali berpacu cepat, ketika Barra menyadari sebuah tanda merah di pipinya. Ini yang dikhawatirkannya sedari tadi. Meski sudah berusaha semaksimal mungkin menutupi bekas tamparan di pipinya dengan beberapa helai rambut, Barra pasti akan menyadarinya juga. "Kara? Kenapa diam saja? Jelaskan padaku, kenapa pipimu bisa merah seperti ini? Ini seperti—"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti: Dimanja Suami Butaku

Pengantin Pengganti: Dimanja Suami Butaku

gumam Kiara yang menyentuh tanda merah itu. Ada dua tanda merah di dada kanannya, saat Kiara menyentuhnya Kiara tak merasakan sakit. “Mungkin karena aku pakai baju baru yang tak sempat dicuci,” ujar Kiara yang tak ingin memikirkan tanda itu. Sedangkan Lucas yang masih duduk di atas kasur menatap tangan kanannya. Tatapannya sulit diartikan hingga tiba-tiba sebuah senyum muncul.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

jelas Kendrick yang menahan rasa sakit dikakinya. Kaki Kendrick tampak merah dan juga memar. Ada sedikit luka goresan yang membuat darah keluar dari dalam kulitnya yang terkelupas. "Tapi.. Kenapa bisa kau sampai tertimpa lemari? Apakah itu dikamarmu?" tanyanya dengan tatapan yang seperti mencurigai sesuatu dengan mata yang sebelah disengaja berkedip untuk menggoda Kendrick. "Apa sih?" "Kau dan sekertaris itu??"
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Aku Masih Perawan

Aku Masih Perawan

Hari ini adalah hari terburuk di sepanjang sejarah hidupnya. Dia mengusakkan kakinya ke atas sprei, dan tiba-tiba merasakan perih. Dia langsung beranjak, melihat pergelangan kakinya yang sudah memerah. “Sial!” Jessie memanggil seorang pelayan, dan memintanya membawakan air untuk merendam kakinya. Setidaknya memar di kakinya itu akan sedikit berkurang dengan cara ini. “Nona, ada apa dengan pergelangan kakimu?” tanya seorang pelayan.
9.6509.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.8K kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Membalas Perselingkuhan Suami ASN

Dengan sigap, dibungkuskannya kain itu pada kaki Sabrina guna menghentikan cairan kental berwarna merah dari kaki. "Aku ambilkan obat merah ya." Sesil langsung beranjak. Dengan cepat ia mencari obat merah atau pun obat luka untuk kaki Sabrina. Namun, Sesil tak menemukan satu pun obat luka pada kotak obat. "Mana obat merahnya, Sil?" Jaka bertanya dengan segera. Ia tak tega melihat Sabrina menahan luka. Apalagi sobekan pada kakinya dirasa cukup dalam.
9.980.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kaki memerah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status