Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kalau Cinta, Pasti Sayang

Kalau Cinta, Pasti Sayang

Tatapan mata Hesti penuh dengan ekspresi mengejek, menatap Salsa dengan acuh tak acuh, nada suaranya bahkan lebih dingin daripada sebelumnya. "Istri sah bahkan belum dimakamkan, orang ketiga sudah berani datang kemari berbicara omong kosong dan merayakan masa depan." "Kamu …." "Sudah cukup." Tepat saat Salsa hendak membantah dengan suara keras, Erino tiba-tiba menyela dengan suara berat. Wajahnya tidak menunjukkan emosi apa pun, dan dia hanya berkata kepada Salsa dengan suara tenang, "Kamu kembali dulu."
7.4K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as kala itu
Read
+Library
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Tiba-tiba, Kala menggerakkan tangannya, dan matanya berkilat dengan cahaya aneh, seperti mencerminkan sesuatu yang tak terlihat. Ratih terpaku saat Kala menggeliat, tangannya bergerak seolah menggambar di udara, dan hawa dingin menyeruak, disertai suara berat yang datang entah dari mana.. "Siapa... siapa itu?" Ratih terkejut, mencoba mencari tahu dari mana suara itu datang. Namun Kala hanya tersenyum, dengan matanya yang kini berubah menjadi sangat tajam. Seperti ada hal yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Wajahnya yang polos itu seolah menyimpan rahasia yang begitu dalam.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as kala itu
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Raksa berteriak, “Apa itu?” Arjuna menajamkan pendengaran. “Suara Sang Kala... tapi bukan Niskala. Ini adalah satu dari bayangan waktunya yang terpisah, dialah Kala Candra.” Begitu namanya diucapkan, langit bergetar. Dari balik kabut muncul sosok besar berwarna perak kebiruan, tubuhnya tinggi menjulang dengan mata seperti dua rembulan. Wajahnya tidak menyeramkan, tapi dingin seperti cermin tanpa perasaan.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as kala itu
Read
+Library
Jerat Cinta Elbarra

Jerat Cinta Elbarra

Dia bahkan tak sadar meremat tangan Raka. Merasakan rematan kuat di tangannya, Rala menoleh. "Kenapa, Kal?" Kalea mendongak kaget. "Ah? Eng ... Enggak. Gak papa." "Oh, kirain mau ke kamar mandi atau apa." Kalea meringis, menggeleng. "Rame ya?" Kalea mengangguk. "Haha. Namanya cafe, Kal. Justru kasihan kalau gak rame."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kala itu
Read
+Library
Kali Kedua

Kali Kedua

"Kalau nggak, kamu telepon adikmu aja Rin. Telepon Shinta suruh temani Ibu di sini. Jadi kamu bisa langsung pergi buat jemput El." "Tadi Rina udah telepon Shinta, Bu. Tapi katanya, Shinta belum bisa keluar sekarang. Soalnya pasiennya masih lumayan banyak." "Walah terus piye nduk?" (Terus gimana nak?) (Nduk = di Jawa, ini merupakan sebutan/panggilan sayang untuk seorang anak perempuan) "Mboten nopo-nopo Bu. Ibu nggak usah khawatir, insyaAllah El aman di sekolah. Jadi Rina temani Ibu di sini sampai Ibu masuk, atau sampai Shinta datang."
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 518 Times as kala itu
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Jadi, ia tak ingin memutuskan persahabatan mereka. “Iya… W*’alaikumussalam.” Rina menyalakan mode pengeras suara agar Byanca dan Ken juga mampu mendengarnya. “Rin…maafkan aku, aku…” Belum sempat Rentina menghabiskan kalimatnya, Rina langsung memotong karena ia tak ingin Ken mendengar masalah mereka. “Ken ada di sini. Apa Nina merindukan Ken?” Nina adalah panggilan khusus Ken untuk Bunda Rentina. Panggilan itu bermula dari Ken yang kesulitan menyebutkan Nenek Rentina, jadi dia menyingkat dengan Nina.
1047.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kala itu
Read
+Library
Kekasih Halalku

Kekasih Halalku

Tanya Rara "Gak ada tuh, lagian aku gengsi dong minta ke dia, cakapan sama dia aja aku males" "Iya itu salah kamu dong, tapi... apa jangan-jangan kamu juga tidak memberi dia..." Rara memberi kode dengan memainkan dua jarinya kiri dan kanan "Maksud kamu apa Ra?" Tanya Dina yang penasaran dengan isyarat yang di berikan Rara "Nafkah suami istri yang di ranjang loh"
4.2K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as kala itu
Read
+Library
KERASNYA DUNIA!

KERASNYA DUNIA!

Kata itu muncul dari dalam diri ade dan aku yang mengalami rasanya sakit hati, rasa sakit hati terhadap teman, dan rasa sakit hati terhadap sebuah masalah perempuan. “Jangan pernah ninggalin seorang kawan yang sudah lama berjuang bersama mu, nikmatilah semua hari harimu saat bersama kawanmu. Karena setiap manusia tidak bisa hidup sendiri, pasti memerlukan bantuan orang lain
83.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kala itu
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status