Warisan Istriku yang Mengejutkan
"Eh, memangnya non manggil ibu mertua siapa? Kalau kami biasa memanggil beliau Umi, karena penghormatan untuk beliau, seperti memanggil ibunya sendiri, gitu loh..."
"Ooh...," kata Imas ber-oh ria. "Maaf, saya baru paham."
"Ayo masuk," ajak wanita itu.
Imas merinding, ia samasekali tidak mengenali latar belakang Faza. Saat memasuki rumah yang terlihat sederhana dari luarnya itu, ia semakin terkejut dengan isi rumah yang hanya dipenuhi buku-buku tebal dengan kaligrafi Arabic. Menurutnya, tidak ada yang lebih berharga dari rak-rak tinggi yang hanya dipenuhi buku tebal.
Bab Populer