Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Kaliel melirik Tatiana yang tersenyum karena merasa begitu familiar dengan suasanya. "Kaliel! Kau pulang lebih cepat," suara Elise berdenting merdu, persis seperti deskripsi Tatiana dalam bab pertama. Tanpa memedulikan keberadaan Tatiana, Elise langsung menghambur ke pelukan Kaliel. Ia berjinjit, melingkarkan lengannya di leher pria itu, dan mencium bibir Kaliel dengan penuh gairah. Itu adalah ciuman penyambutan yang intim.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

"Kenapa aku berduka?" Anggota tim itu terkejut dan otomatis mundur selangkah, ragu untuk bersuara. Zaki mengepalkan tinjunya, kukunya tertanam dalam di telapak tangannya. Namun, dia tahu sekarang bukan saatnya untuk marah. Pantauan sudah siap. Sukma melangkah maju dan mengucapkan kata-kata yang menenangkan. Para penculik tidak menunjukkan respons, Zaki mengangkat klakson dan hanya mengucapkan dua kata, "Katakan syaratnya?"
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Cinta SMA

Cinta SMA

H Keesokan harinya dikelas andin,," Good morning, introduce me prisilia but you can call me Sisil. I just moved from America. Nice to meet you." Seseorang siswi pindahan memperkenalkan diri.. "Sisil bisakah kamu memperkenalkan diri dengan bahasa indonesia??" Tanya wali kelas.. "Oh i'm sorry sir..baiklah perkenalkan saya prisilia tapi kalian bisa memanggilku sisil.."
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Kepincut Duda Berjanggut

Kepincut Duda Berjanggut

"Namanya jodoh, ya, gitu. Kita nggak tahu sama siapa klik-nya." "Temanmu, pengawal juga, Im?" tanya Lilakanti. "Ya, Bu. Pasti kenal sama orangnya," jawab Ibrahim. "Siapa?" "Gumelar. Dia sempat pacaran sama sobat calon istriku." "Kalian bicara pakai bahasa Indonesia, orang tuaku bingung," kelakar Langdon. "Mohon maaf, Uncle and Aunty," ungkap Farisyasa dalam bahasa Inggris.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Dia perlahan-lahan mengangkat sudut bibirnya, dengan ekspresi sedikit rumit di wajahnya dia memandangi Sinta dari atas ke bawah. Barusan, beberapa kata-katanya terdengar ringan, ramah, dan sopan, tapi nadanya ditekankan pada kata 'rumah orang lain'. Asalkan dia sedikit pandai, pasti bisa mengerti apa maksud di baliknya. Ismail mengangkat matanya dan bertatapan dengan Sinta. Wanita ini tidak lemah seperti yang dia bayangkan. Matanya yang besar memancarkan sorot tegas dan otoritas, sedangkan aura di tubuhnya persis sama dengan Daniel.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Romo Kiyai memang sudah tau nama lengkap Imaz. Sejak kedekatan mereka mulai terjalin karena seringnya bertemu. Sengaja menyembunyikan nama lengkap karena perintah Mamad. Nama I'timadus Salik bukanlah sembarang nama. Ia memiliki arti orang yang berpegang teguh di jalan Allah. Siapapun yang akan tau nama itu niscaya ingin menjatuhkan hidupnya termasuk Tuan Darwin. Mamad tak ingin kehidupan Imaz semakin runyam demi orang lain. "Subhanallah....nama yang indah." Robet memuji. Secara mengejutkan, Romo Kiyai tak sadarkan diri. Robet berteriak panik.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Investor Asing

Investor Asing

" Ismet mendekat, duduk di sampingnya tanpa menyela. Memberi ruang bagi Rima untuk menyelesaikan apa yang ingin ia sampaikan. Aku memang tidak mendengarnya terlalu jelas…” lanjut Rima pelan, “tapi aku yakin ini tidak salah… Karim menyukai seseorang yang sudah memiliki suami…” Hening. Sejenak waktu seperti berhenti. “Astagfirullah…” Ismet menghela napas panjang, jelas terkejut. Keningnya berkerut, mencoba mencerna kenyataan yang baru saja ia dengar.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
BILLIONARE'S WIFE

BILLIONARE'S WIFE

Samuel tidak berbohong. "Tidak apa-apa Paman, istirahatlah." Karena Calvin berkomunikasi mengunakan Bahasa Jerman, Talisa jadi tidak mengerti dengan apa yang sedang mereka bicarakan. Talisa cuma paham ketika Calvin baru saja memperkenalkan namanya sebagai istri. "Senang bertemu Anda Paman." Talisa mengulurkan tangan. Samuel balas mengangguk dan tersenyum pada Talisa sambil balas menyebutkan nama panjangnya.
9.9139.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai kalimat isim
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Endang dwi
karya Kak Jem ga ada yg gagal.. bikin nagih.. termasuk kisah Talisa dan Calvin ini.. banyak puzzle yg berceceran yang harus di cari satu".. Cinta mereka aslinya aman" aja cuma musuh" Calvin aja yg bikin rusuh..
Tia martina
Bener² cerita yang menegangkan dari awal sampai akhir cerita ,seru banget dan bikin nagih belum berhenti baca kl blm selesai. recommended banget apalagi yg suka baca thriller dijamin gak nyesel..lanjut dong ceritanyaaaa
Baca Semua Ulasan
Selena

Selena

Wajah Ilse cemberut, tetapi sangat menggemaskan. “Tentu saja. Itu tekniknya.” Sirius tertawa lepas, tetapi Ilse menjawilnya. “Kau ini!” sergah Ilse. “Jangan keras-keras bicaranya, nanti dia bangun.” Sirius pun berdeham dan kembali tenang. “Jadi, kau akan memberinya nama apa?” puji Sirius. “Selena, artinya bulan. Dia lahir di bulan purnama yang keperakan.”
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Istri Abangku

Istri Abangku

cecar seorang lelaki dewasa yang ikut masuk di dalam bilik yang sama. "Nenek gimana, Bang? Ini ipar saya. Namanya Ica. Abang salah kamar nih, aneh!" sahut Kamal tak terima. "Ck, sakit lu ye. Ini emak gue. Namanya Isah, bukan Ica. Mak, balik sini!" benar saja, saat punggung itu berbalik. Bukan Ica yang ada di sana, melainkan Isah yang tak memiliki gigi di dalam mulutnya. Kamal terlonjak kaget dengan mata melotot. Lalu dengan wajah merah menahan malu, Kamal pamit dan meminta maaf atas kelancangannya.
1019.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai kalimat isim
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status