Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehangatan Cinta

Kehangatan Cinta

Erin ternyata berbeda dengan anak pada umumnya. Erin sangat protektif, padahal selama ini aku mengira dia anak pendiam. Aku tidak menyangka dia akan semarah itu ketika bertengkar dengan orang lain. Pada malam harinya, aku bercerita tentang karma kepada Erin. Keesokan harinya, aku membuka restoran seperti biasa. Orang-orang mengetahui tentang kisah seorang pria yang berselingkuh mengajak anak selingkuhannya menemui mantan istrinya.
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

pungkas Nay. “Rendahkan suaramu kau tidak ingin kedua orang tua kita datang kesini mengira kita sedang berantem di hari pertama kita bertemu bukan? Apa sudah selesai dengan KTP ku? Kamu bisa memiliki kartu nama itu, tapi kembalikan KTP nya.” Benar saja Nay yang akan kembali bersuara terdiam sejenak.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Ah, sudahlah mending aku mandi saja. Selesai mandi dan sholat ashar, suamiku pulang. "Dik, Dik!" Mas Rahman tergesa masuk rumah. Aku masih bermukena keluar tergopoh-gopoh. "Apa, Mas?" tanyaku kaget. "Kamu kasih makan kambing, Mas mau sholat dulu, habis itu mau bantuin gali lobang ke plasma sana. Sapi Kang Handoyo mati kejerat tambang, Dik!" Mas Rahman memberiku kabar itu lagi.
7.840.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

gumam Shana pelan, nyaris seperti berbisik pada diri sendiri. Arion menatap punggung kecil itu. “Apanya?” “Dunia tuh kecil banget.” “Hmm?” Shana tersenyum kecil, senyum yang dipaksakan agar matanya tidak berkaca-kaca. “Kadang orang yang nggak kita kenal ternyata nyambung sama hidup kita.” Kalimat itu terdengar biasa.
8.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Kama Sutra

Kama Sutra

Kama sedikit mendorong tubuh Sutra Sutra menatap dengan tatapan centil disertai senyuman manja. “Kenapa tidak? Kau Kama, Kama Deodola, ayah dari kedua anak kembarku, yang selalu keras kepala dan sangat menyebalkan!” kemudian ia mencolek ujung hidung Kama. “A-apa kau bilang? Aku menyebalkan?” Sutra mengangguk. “Ehem.” Ia mengedip-ngedipkan kelopak matanya dengan cepat, hingga membuat Kama gemas dibuatnya.
10118.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kambi katha
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Lasma Wati
akhirnya ending juga ... makasi kk novelnya bagus banget , smoga kama tenang disana dan sutra dan anak anaknya ikhlas. kama pergi hadir lagi kama junior .......... sukses karya ,sukses juga bikin aku kebawa suasaba saat baca...
Jw Hasya
Terima masih untuk pembaca KamaSutra, berkat kalian saya bisa menuntaskan sampai akhir cerita. Setiap cerita ada kenangan manis, pun luka. Seperti Sutra dan Kama, mereka saling merasakan kehilangan. Mohon maaf kalau nggak sesuai ekspektasi. Tunggu karya saya selanjutnya. Saya sayang kalian semua.
Baca Semua Ulasan
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Cuih Tiba-tiba Kamali meludah ketika dia mengatakan kata gusti kepada Kala. “AING TEU SUDI NGOMONG GUSTI KA SI KALA SABENERNA MAH, SOALNA ELMU AING LEUWIH KUAT TIBATAN MANEHNA. (AKU TIDAK SUDI MENYEBUT TUAN KE SI KALA SEBENARNYA, SOALNYA ILMUKU LEBIH KUAT DARIPADA DIRINYA.)”
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.9K kali sebagai kambi katha
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

Sesuatu yang besar itu, apakah akan muat di bukti cintanya yang belum terjamah siapa pun. Kama menyadari tatapan gugupnya, dan itu sangat menyenangkan di mata Kama. Mikha sendiri sudah tidak bisa konsentrasi. Otot liat di perut Kama, sungguh menggugah selera. Bisepnya mengencang, tiap kali Kama bergerak. Ada sebuah tato di bagian perut bawah Kama, entahlah seperti tulisan sanksekerta. Mikha meremas seprei, kala Kama naik ke atas ranjang. Kemudian membelai kedua kaki Mikha dan meluruskannya.
468 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

ucap Cakra Buana. "Luar biasa mengenaskan! heh heh heh!" sambung Ki Marga di susul tawa mereka semua termasuk Gandi dan Sekar Asih. Sanjaya semakin bingung harus berkata apa. Dia hanya menunduk dan tersenyum malu. *** (Bagi yg penasaran kisah Gandi silahkan kunjungi K@rya K@rsa dg judul Pendekar Kilat Neraka)
8.962.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

"Bintang, Om." Bara tersenyum. "Nama kamu Bintang. Kalau Om, panggil saja Om Bara. Kenapa tadi kamu bisa nyeberang jalan nggak hati-hati? Untung kata dokter kamu nggak apa-apa." Bintang menceritakan pada Bara akan kejadian sebelum dia tertabrak. Dia juga menceritakan jika dirinya sedang pergi berbelanja dengan seseorang yang dipanggil Om dan Tantenya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Tempat ini untuk menyimpan senjata dan berbagai macam kitab. Ki Jagatapa membawa Kameswara ke ruangan kitab. Hanya ada satu rak tempat kitab di sana. Kitab-kitabnya pun tidak banyak, tapi rata-rata cukup tebal. Si kakek bermuka tirus mengambil salah satu kitab yang agak tipis. "Melihat latar belakangmu, kau pasti orang cerdas. Kitab ini berisi cara membuka cakra," "Kakek mengijinkan saya mempelajarinya, saya kan bukan murid padepokan ini!"
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai kambi katha
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status