Terpaksa Menjadi Istri Pengganti
“Oh, Tuhan…., apakah ini hukuman dari-Mu yang harus aku terima? Apakah aku tidak berhak untuk hidup bahagia, seperti yang sedang dirasakan oleh Anna, adikku? Ini, tidak adil! Aku pun berhak bahagia.”
Perasaan penuh iri bercampur amarah, Asmara tidak terima dengan nasibnya saat ini. Sambil mengepalkan kedua tangannya erat, Asmara ingin merebut kembali tempat Anna yang seharusnya menjadi tempatnya saat ini. “Apa pun yang menjadi kebahagiaan Anna, semua itu harus menjadi milikku. Akulah yang seharusnya berada di tempat itu, bukan Anna. Aku harus merebut kembali apa yang menjadi Hak ku…..”
Hot Chapters