Kawin Gantung Dengan Duda Ganteng
“Kamu berhak bahagia, oke? Ingat itu. Kamu berhak bahagia. Ayo ulangi kata-kata mas.”
Carmen menelan saliva. Kalimat itu terasa asing, seperti sesuatu yang sudah lama tidak dia ucapkan. Dia menarik napas perlahan, mencoba mengumpulkan keberanian dari dalam dirinya.
“Aku berhak bahagia,” ucapnya akhirnya.
Suara itu pelan, nyaris seperti bisikan. Namun, cukup untuk membuat Emil tersenyum.
“Nah, gitu dong,” ujarnya ringan. “Itu Carmen yang mas kenal.”
Hot Chapters