Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BABY SITTER MAS GANTENG

BABY SITTER MAS GANTENG

"Alsha ada urusan mendadak, Dis!" kata Mas Kenzi memberitahuku. Padahal dari tadi sudah tahu. Mau ketawa malah, tapi sebisa mungkin kutahan. "Jadi sekarang pulang lagi, Mas?" "Kita belum makan. Bagaimana kalau cari makan di sini dulu?" "Makan?" Aduh, gimana ini? Masa makan berdua aja sama Mas Kenzi?
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Terpaksa Mengandung Bayi Sang Cassanova

Terpaksa Mengandung Bayi Sang Cassanova

"Maaf belum ngabarin. Pas sampe rukah, aku langsung bersih-bersih. Lengket banget soalnya habis seharian berkegiatan." "Iya enggak apa-apa, aku ngerti," jawab Rillian. "Udah makan malam?" "Belum," jawab Zerga. "Habis ini mungkin makan. Kamu sendiri gimana? Udah makan?" "Udah barusan sama yang lain." "Banyak?" "Standar," jawab Rillian. "Perutku enggak bisa nampung terlalu banyak makanan. Jadi ya segitu-gitu aja."
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

MALAM PERTAMA DENGAN BOCAH

Part 11 "Bi ..." "Hmmm." "Baksonya masih ada." "Lho, Mbak belum makan? Kenapa gak dibuang aja?" "Sayang kan udah kamu beli." "Terus kenapa belum dimakan?" Safira menggeleng. "Aku nungguin kamu pulang, kita makan sama-sama ya. Biar kuhangatkan dulu."
9.960.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Racun Mertua

Racun Mertua

Kugaruk kakiku yang tak gatal. "Pak, maaf saya saja belum makan, Pak. Bagaimana mungkin saya memikirkan Bapak lagi? Saya pun lapar. Bapak pulang saja ya, di rumah saya nggak ada apapun," ujarku tegas. "Jadi, kamu belum makan juga?" "Belum." "Kalau begitu, ayo kita keluar, cari makan bersama. Saya tunggu ya."
1020.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

Syukurlah. "Hai... my hany buny, kok diam?" "Ah, en-enggak papa kok. Ka-kamu sudah makan siang?" "Belum dong. Ini juga baru pukul sepuluh sayang. Masih ada dua jam lagi untuk makan siang. Apa mau bawain makanan kesini?" "Sebenarnya---" "Jangan ding. Di rumah saja. Gimana, udah mendingan capeknya? Masih di rumah kan?"
9.277.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Istri Manis Tuan Jicko

Istri Manis Tuan Jicko

“Eh, kenapa, Kak?” “Kamu sudah makan belum?" Jicko mengulangi pertanyaan. “Anu, belum, Kak. Kenapa?” “Enggak apa-apa, cuma nanya.” Jicko lalu melirik istrinya. “Kamu?” “Belum juga. Tadi cuma minum boba.” “Kita makan dulu sebelum pulang.” Jicko memutuskan. Lalu dia kembali melirik Tasya. “Kamu enggak keberatan kan makan bareng aku dengan Ameera.”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Aku Jual Diri karena Ibuku

Aku Jual Diri karena Ibuku

aku yang sudah tega menghabiskan semua makanan tadi? .... Bersambung
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Bodyguard sang Pewaris Cantik

Bodyguard sang Pewaris Cantik

Tanya Maura tidak percaya. “Iya, Maura. Masakanmu enak.” “Syukurlah kalau kamu suka, aku turut senang mendengarnya.” “Terima kasih, Maura.” “Iya, Mas. Sama-Sama.” “Oh iya, apakah kamu sudah makan, Maura?” “Oh, Aku? Sudah sudah, aku sudah makan.” “Jangan bohong, kamu.” “Belum, Mas.” “Yasudah, makan bersamaku ini. Kita makan berdua. Kamu harus merasakan masakanmu.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

‘Kamu bersama Sedanu?’ Nyatanya, Abra hanya memikirkan pertanyaan itu, tidak mengucapkannya. Tak satu pun kata lolos dari bibirnya. “Mas?” sapa Serayu dari seberang sana. “Kamu sedang apa?” tanya Abra. “Sudah makan, Sayang?” “Tadi habis ngobrol sama ibu. Belum… ini baru mau makan,” jawab Serayu sambil melirik jam di dinding. Memang sudah waktunya makan siang. “Mas sudah makan?”
10582.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai kamu sudah makan belum
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Shafeeya Humairoh
kisah percintaan yang tak berbanding lurus dengan karier itu sesuatu bgt ya, apalagi abra untuk menduduki posisi pimpinan rumah sakit milik keluarga harus memenuhi syarat, harus ada istri serayu yang jadi istri kontraknya demi mencapai posisi itu harus menahan diri. bakal saling jatuh cintakah mrk?
Tya Abdulloh
Dokter Abra yg mulutnya panas ky petasan banting cm ditujukan ke istrinya, Serayu berbanding terbalik kalau menghadapi pasien, sikapnya bgitu menyenangkan& menenangkan Meski bgitu, dy diam2 perhatian sm istrinya.. Sptnya benih² cinta udh bersemi tp msh disangkal..iya ga sih.. Yg blm baca yuk cuzz..
Baca Semua Ulasan
Jungle Love

Jungle Love

"Eh, kamu tadi bilang apa, ya?" Terdengar suara tawa Theo di seberang. "Kamu belum makan siang, kan?" tanyanya. "Belum. Lagian belum jamnya juga, kan?" sahut Tiara, sembari melirik arloji di pergelangan tangan kiri.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai kamu sudah makan belum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status