Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Susu Anak Keponakanku

Ibu Susu Anak Keponakanku

Hari Senin, ketika ia baru saja keluar dari ruang rapat dengan para investor, sekretarisnya memberitahu bahwa ada tamu yang menunggunya di ruang tunggu. “Siapa?” tanya Arka sambil melepas dasi. “Katanya Bu Ratna yang memberi izin, Pak. Namanya… Sinta.” Arka mengernyit. Belum pernah mendengar nama itu. Ia melangkah ke ruang tunggu, dan mendapati seorang perempuan muda duduk anggun di sana. Rambut panjang tergerai, bibir berlipstik merah muda, dan gaun kerja biru tua yang ketat membungkus tubuhnya. Senyumnya manis—tapi sorot matanya jelas penuh perhitungan.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Tanpa menunda lagi, ia pun bergegas keluar, menyalakan motor, melaju dengan kecepatan terbaik yang bisa ditempuh oleh motor tuanya itu menuju restoran tempat janji temu mereka. Sesampainya di restoran Orchid, Adit segera melangkah masuk dan mencari sosok Ratna. Wanita itu sudah duduk di sebuah meja dekat jendela, mengenakan gaun elegan berwarna merah anggur. Rambutnya tertata rapi, dan ada senyum lembut di wajahnya saat melihat Adit datang. "Akhirnya kamu datang," ujar Ratna saat Adit duduk di hadapannya. "Kamu terlihat lebih segar setelah mandi."
10579.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.7K kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Ratu Pinjol

Ratu Pinjol

panggil Mbak Wiwit kepadaku. Rupanya mereka masih belum kapok berurusan denganku, setelah peristiwa kemarin. "Apa maksudmu memanggil aku seperti itu, Mbak?" hardikku pada Mbak Wiwit. "Kamu tuh seorang ratu. Tapi sayang, ratu pinjol hahaha," Mbak Tina dan Mbak Beti ikut menertawakanku. "Ratu pinjol ... ratu pinjol ... " sorak mereka kompak kepadaku.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Beberapa hari di istana membuat otot-ototku kaku. Tidak ada pekerjaan untuk seorang Ratu selain mengurus Selir dan berusaha mengandung ahli waris. Ah itu sangat membuatku muak! "Dayang Utarii" Teriakku memanggil Dayang Utari. "Ada apa Yang Mulia?" Tanya Dayang Utari dengan napas terengah. Sepertinya ia berlari untuk segera sampai di sini.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Wajah rupawan dan dianugerahi postur tubuh sempurna membuatnya terlihat seperti seorang model kelas dunia. "Eh, Ken, ini Reinart. Dia salah satu pemegang saham di perusahaan kita." Kusuma mencolek tangan Kenshi ketika putranya itu hanya diam. "Ya, saya tahu siapa Anda," ucap Kenshi seraya menyambut uluran tangan sang pria. Reinart tersenyum menatap keduanya bergantian. "Bagaimana Anda mengenal saya?" "Anda adalah pria yang sangat terkenal karna seorang wanita."
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
CINTA yang TERSAKITI

CINTA yang TERSAKITI

tegas Pratama. Wajah Natasya bersemu merah karena malu, ia menerima ajakan dari pria itu. Bersama-sama mereka berjalan keluar menuju kantin yang terletak di lantai satu. Sesampainya di kantin Natasya memesan makanan, kemudian duduk di meja yang terletak di sudut bersama dengan Pratama. Pikiran Natasya terasa kosong, pikirannya sibuk berpikir apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan uang.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Kirana, Cinta Sejatiku

Kirana, Cinta Sejatiku

"Ini hadiah Valentine yang pernah diberikan Sendra kepadaku. Aku selalu menyimpannya dengan baik. Sekarang, aku akan memberikannya kepadamu." Sendra terbatuk canggung. "Jangan cuma ngobrol saja, ayo pesan makanan." Aku menatap liontin itu. Sisi depan liontin terukur nama Kirana, sementara sisi belakang terukir nama Sendra. Ukiran itu begitu sempurna dan tanpa cela, mirip dengan cinta mereka. Makanan pun segera disajikan. Ayam cabai garam, filet ikan, daging cincang pedas ....
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

tanya Ran seraya berjalan keluar dari perpustakaan. Kevin melirik arlojinya, jarum jam Kevin menunjuk ke angka 9. Kevin menoleh ke Ran dan tersenyum. "Masih ada waktu 1 jam lagi, aku ikut kamu ke kantin aja" "Yauda ayo ka," ajak Ran antusias. Mereka berjalan beriringan menuju kantin. Setelah sampai, mereka duduk di kursi yang sudah di booking oleh jihan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Sukses setelah dicerai

Sukses setelah dicerai

Sepanjang perjalanan, Bu Ratna merutuki kebodohannya karena terlalu percaya dengan Jeng Lita dan berakhir merugikan dirinya sendiri. Bu Ratna merebahkan tubuhnya di ranjang karena cukup letih untuk hari ini. Bu Ratna memesan makanan melalui aplikasi pesan antar. Meski lapar tetapi nafsu makan mendadak hilang ketika dirinya tertipu dengan Jeng Lita. *
1091.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
REYGA

REYGA

Kantin itu bernama 'Kantin Merah' alasannya ya karena warna cat dindingnya merah. Para penghuni kantin rata-rata adalah anak Serigala meski adanya juga murid-murid cowok lain yang bukan anggota serigala. Ketika Reyga masuk ke kantin sontak semuanya terdiam karena kedatangannya. Mereka lalu memasang wajah sinis menatap tajam orang yang malah tampak santai itu. Reyga dengan santainya berjalan duduk kursi kosong lalu menuangkan air ke cangkir kemudian meminumnya sebentar.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status