Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante Retno, I Love You

Tante Retno, I Love You

Selain pergi ke butik, hari-harinya lebih banyak ia gunakan untuk rebahan di atas ranjang yang empuk. Kini saat sampai di kantin karyawan rumah sakit, Retno segera memilih jajanan yang dijual di sana. Setelah beberapa saat mengedarkan pandangannya, Retno akhirnya mengambil satu kue pukis keju, air mineral, susu kedelai dan tentunya lotis yang kebetulan pagi ini ada di kantin ini. Selesai mengambil semua yang ingin dirinya beli, Retno segera membawanya ke tempat kasir berada. Selesai membayar semua itu, ia segera keluar dari dalam kantin.
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

“Lihat lah, Warasena, dia mengenal namaku!” seru pria bertombak yang tak lain adalah Sakuntala, mantan senopati Astagina di era kekuasaan Prabu Ranajaya. “Warasena? Kau Prabu Warasena?” tanya Danapati seakan tak percaya. Belum hilang rasa terkejutnya karena bertemu Sakuntala, dia juga beradu pandang dengan Warasena, penguasa Candikapura.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
 Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

Dinikahi Adik Ipar Mantan Suami

kilahku mencoba mengalihkan Ratna menggelengkan kepalanya menolak mendengar saranku. "Gak! Kagak bisa ... kagak bisa. Bagi gue, selama janur kuning belum melengkung Kafka masih milik bersama. Mau dia berondong kek atau tua selama gue demen ya gak perduli. Masa baru juga ketemu, dia udah sold out lagi. Bener gak Han?"
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

"Ayo masuk, ibu ambilkan kamu minuman di kulkas. Kamu pasti kehausan dengan mengayuh sepeda sampai di sini. Lihat, keringatmu sampai kayak orang mandi begitu." "Terimakasih, Bu." Gayatri masuk dengan canggung. Namun sikap manis Ratna meluntruhkan kecanggungannya. "Ini ada sedikit kue, dimakan, ya." "Terimakasih, Bu. Ghak usah repot-repot. Saya di sini kerja, bukan tamu." "Ghak usah sungkan, anggap rumah sendiri," kata Ratna lalu membuka lemari pakaian yang berisikan baju pengantin setelah membiarkan Gayatri istirahat.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Cinta Cita

Cinta Cita

Antariksa memang bukan lagi bagian Antasena, tetapi sebagian orang-orang di dalamnya pernah menjadi bagian dari Antasena. “Aku tahu,” jawab Cita sudah ingin meledak menghadapi Rinai, tetapi ia berusaha menahan semuanya. “Kamu itu anak perempuan pak Restu yang manja, arogan, serak—” “Aku pastikan kamu dipecat dalam minggu ini!” potong Rinai segera bangkit, ketika melihat Duta keluar dari dapur. Sebentar lagi, restoran akan dibuka, jadi ia pun harus segera pergi dari sana. “Tunggu aja tanggal mainnya!”
9.942.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kantin ratna
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Callah
kk othoorr..... baru keinget niyh duta sm dewi august lee aja kali yaa.... si dewinya dewa blm kedengeran ceritanya niyh hehhe... btw cerita kasih sendiri ada ga ya? smpe bab 17 mshbga diliatin siapa suami kasih... nebaknya awan siyh kandidat paling berpeluang hehhe bener ga kak?
herka ratri
nggak kerasa, bentar lagi ending, setelah bendarah darah akhirnya cita bisa bahagia di tengah tengah orang orang yang menyayanginya.. ditunggu cerita selanjutnya mbak beb kanietha.. siapa ya kira kira?berharapnya sih cerita nando, karena di selalu lewat di cerita lain dengan kejombloannya.. : D
Baca Semua Ulasan
KARMA MERTUA

KARMA MERTUA

pamitnya padaku sambil melambaikan tangannya. "Iya Mas Wisnu, makasih banyak, Mas," sahutku sambil tergopoh-gopoh berjalan dari arah dapur. Alhamdulillah Intan setuju bekerja di toko istrinya Wisnu. Pertolongan Allah memang tak pernah berhenti untuk kami. Meskipun kabar Rita belum juga diketahui, dan setiap hari ibu hanya menangis meratapi nasibnya, namun Mas Daru selalu bersemangat menghibur ibunya tanpa lelah.
915.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 561 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

"Ada apa sih, Tin? Mbak penasaran, keknya penting." "Penting banget Mbak." Tini terkekeh. Lantas kedua wanita itu duduk di salah satu kursi yang ada dihadapan kasir. Siti datang membawa minuman. Mereka duduk saling berhadapan. Tidak lama kemudian Ratna datang menghampiri. "Wah, meeting ini." Ratna tertawa sembari membungkam mulutnya. "Kita kek kerja kantoran, pake meeting segala." Siti ikut menimpali.
1095.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Dengan berat hati ia meletakkan novel tersebut di tempatnya kembali, lalu keluar dari toko dengan rasa kecewa dan langkah yang berat. Yanti masih berjalan tak jauh dari toko, ia terus menunduk lesu, lalu langkahnya terhenti saat ia melihat sepasang kaki yang berdiri dihadapannya. Yanti mengangkat kepalanya dan mendapati perempuan yang lumayan cantik. " Hai " ia menyapa Yanti sambil mengulurkan tangannya. " Aku Kaila " lanjutnya. Kemudian Yanti membalas uluran tangannya.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
DIPAKSA JADI JODOH

DIPAKSA JADI JODOH

*** Hania menatap sengit Kenan yang tengah menyantap kopi dan sepotong roti secara bergantian di depannya. “Mas beneran keterlaluan, yah!” sengit Hania. Ia melemparkan pandangan ke arah luar kafe, tampak ada Ratna tengah menenteng kantong berisi makanan di dua tangannya dengan wajah kusut. “Aku kan mau makan siang bareng Ratna “Tapi, dia sendiri tadi yang mau pamit. Kamu gak denger?”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Kinanti Bukan Wanita Malam

Kinanti Bukan Wanita Malam

Karena desakan dan rayuan Felix kepada Ratna, maka gadis itu terpaksa bersedia melayani Mikal dan Danil. Ratna sudah lama menyukai Felix, namun pria yang berprofesi sebagai bartender itu tidak membalas perasaan gadis tersebut. Namun secara diam-diam, Felix rupanya juga menyukai Kinanti. Sejak gadis itu pertama kali bekerja di sana. "Ini, Tuan, pesanannya!" Ratna meletakkan dua botol anggur, di depan meja kedua pria yang terus mencari keberadaan Kinanti saat itu.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai kantin ratna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status