Antara Cinta dan Luka
Kita bawa Jakarta ke sini.
Lara menangis pelan, air mata jatuh ke tuts piano. Tapi aku homesick, Pa. Aku kangen suara adzan subuh. Aku kangen nasi uduk Mbok Siti. Aku kangen… hujan.
Pukul 08:30, subway line 1, stasiun 66th Street. Bau besi, keringat, dan hotdog jalanan. Ratna berjalan pelan, tongkat kayu jati di tangan kanan, tas kain Bali di bahu. Kereta datang, angin dingin menerpa wajah. Ratna melangkah, tapi kaki goyah—tongkat terpeleset di lantai licin. Dia jatuh, kepala membentur pintu kereta, suara dentang keras.
Hot Chapters