Aduh, Pak Yono tak Tahan!
Satu-satunya penerangan berasal dari lampu tidur meja yang memancarkan pendar kuning temaram.
Di dekat ujung ranjang, Amara berdiri membelakangi cermin. Tangan lentiknya terangkat, melepaskan kacamata berbingkai tipis yang seharian ini membingkai wajahnya.
Ia menaruh benda itu di atas meja hias, lalu membiarkan rambut hitamnya yang tebal terurai sempurna menutupi sebagian bahunya yang terbuka. Tanpa kacamata formalnya, aura kaku pegawai dinas itu luruh total, berganti menjadi sosok wanita 27 tahun yang sangat sensual dan siap menyerahkan diri.