Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PGK 92 Humairah membawakan secangkir kopi untuk Buya, meletakkannya dengan sopan dan hati-hati di atas meja, juga bersama sepiring pisang goreng yang menemani. “Terima kasih, ya, Nak,” ucap Buya, mengalihkan pandangannya dari kitab yang sedang dia baca. “Suamimu ke mana?” “Mas Mandala sedang ada kelas buat ajar para santri Buya, baru pulang satu jam lagi kayaknya,” ucap Humairah.
10149.2K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as karya buya hamka
Show Reviews (44)
Read
+Library
dhee_n@
ini statusx msih bersambung thor, apa ad kemungkinan masih ad lnjutanx thor? stdakx bonchap msh mw lht daffa menmbal sobekan2 RTx, membahagiakan kel kclx aplg risa msh trauma smpe ad adekx cila thor... berkali2 ulang bc ttp sj nyesek... yok bs thor...
Eni Rahayu
seru banget ceritanya,,,, tambahin lagi hall babnya, kuarng puas bacanya kalau cuman 4 bab tiap harinya,,, soalnya bagus banget ini cerita, selalu aku update trs tiap jam, sangking nggak sabaranya aku dengan cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Hamil Muda

Hamil Muda

Lanjut Alia ikut menggandeg salah satu sisi tangan Alham. “Teurs sama susu cokelat hangat.” “Krupuk di sana sangat legendaris Ham.” “Bayangkan ham, pasti enak banget tu.” Alham terlihat menimbang-nimbang ajakan mereka berdua. Jika di pikir-pikir enak juga ya, apalagi dia belum sarapan sama sekali, terus sudah di bikin emosi yang enguras tenaga. “Okey .. tapi lu pada yang bayar.” Putusnya dan berjalan terlebih dahulu.
1016.8K viewsOngoingAdded to Library 435 Times as karya buya hamka
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Sedang buat dirinya sendiri ia membeli sate daging sapi plus empat kotak nasi putih. Aku bahagia setiap kali melihat suami dan kedua putriku bercengkrama dan bersenda gurau selayaknya orang tua dan anak-anaknya. Andai saja Beni selalu bersikap lembut seperti pada Andin dan juga Andita, pasti mereka sangat bahagia punya Papa yang begitu sayang pada mereka lebih dari apapun.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as karya buya hamka
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Dia berdehem sejenak untuk membuat suara terkesan berwibawa setelah itu baru bersuara, "Halo, Selamat siang, ada apa?" "Selamat siang, Nyonya. Saya dengar Nyonya sedang mewawancarai calon GM? Apakah dia bisa bekerja sekarang, karena saya membutuhkan rangkuman keuangan perusahaan selama kuartal terakhir sekaligus analisisnya," kata Bima yang langsung pada intinya. Dia adalah direktur dari perusahaan Hartono yang di kenal pekerja keras dan tanpa basa-basi. Agni langsung menepuk jidatnya. Dia baru sadar kalau meminta Maya menunggu di luar. Sekilas dia melirik ke arah penunjuk waktu. Tidak terasa sudah tiga puluh menit dia bercengkrama dengan Dani. Memang kehadiran Dani selalu bisa membuyarkan
9.9209.1K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as karya buya hamka
Read
+Library
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Si Pengunjung Pria berdeham, "Cash. Saya bayar cash aja." Sementara tepat di seberang kafe komik milik Rimbu, seorang pria bersetelan training hitam tak kalah sibuknya. Pria berpenampakan bak boyband Korea kenamaan itu, Aksara, adalah pemilik sekaligus pelatih seni bela diri muay thai. Aksara tampak bersemangat memaki murid-muridnya yang tidak berlatih dengan sungguh-sungguh. Aksara menghampiri salah satu muridnya yang masih berstatus siswi SMA. "Kamu sengaja salah biar saya benerin?"
9.83.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as karya buya hamka
Read
+Library
Hasrat Membara Penguasa Kejam

Hasrat Membara Penguasa Kejam

Melihat putrinya di perlakukan seperti itu, Madam Simone hanya bisa menangis tersedu-sedu. Pipi Laura kembali dalam genggaman pria yang saat ini tersenyum sinis, lalu berkata, “Jaga ucapanmu, karena kau sudah bersumpah akan menjadikanmu istriku. Cepat atau lambat, kau akan jadi milikku … seutuhnya.” Di sisi lain, terdengar adanya suara motor Harley yang mulai berhenti di dekat pelataran rumah Madam Simone. Dia seorang lelaki yang mulai melepas helm-nya, lalu berjalan mendekat.
876 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as karya buya hamka
Read
+Library
Pewaris yang Kubawa Pergi

Pewaris yang Kubawa Pergi

Ponselku berbunyi, pesan dari Tommy Kardi masuk. [Sayang, aku hari ini pulang ke tanah air. Aku beliin kamu tas model baru. Ada urusan kecil di kantor, selesai itu aku langsung pulang nemenin kamu.] Pesan itu menusuk hatiku seperti duri. Kalau sebelumnya, aku pasti merasa bahagia menerima kabar itu. Tommy selalu membawakanku hadiah setiap kali pulang dari perjalanan bisnis.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 977 Times as karya buya hamka
Read
+Library
Suamiku Pewaris Kaya Raya

Suamiku Pewaris Kaya Raya

Gumam Edward. Di benaknya seketika tergambar jelas bagimana Aditama, Vania dan keluarga Hermanto akan bersujud di kakinya. Ps. Hallo readers 'Suamiku Pewaris Super Kaya', sambil nunggu cerita ini update, kalian bisa baca cerita saya satunya yang berjudul 'Bangkitnya Menantu Tertindas'. Kebetulan babnya susah banyak. Happy reading. Terima kasih.
9.783.5K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as karya buya hamka
Read
+Library
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Dan kini mereka akan memasarkan Ayam bumbu rica-rica, kepiting Soka saus tiram dan juga sosis brokoli. Balqis dan Risma mulai membersihkan daging ayam dan kepiting serta memotong sayuran. Mereka menghabiskan waktu lama di dapur dan saling tertawa untuk menghilangkan kepenatan memasak. Balqis merasakan sesuatu yang berbeda yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Dimana Balqis mempunyai ibu mertua yang begitu baik, bisa memahaminya dan selalu menerimanya. Terlepas dari situasi dan latar belakang Balqis, orang tua Ashraf tak peduli. Itu yang paling disukai Balqis dari keluarga Ashraf.
9.525.0K viewsCompletedAdded to Library 951 Times as karya buya hamka
Read
+Library
BAYI YANG KUBAWA PULANG

BAYI YANG KUBAWA PULANG

“Bosen aku denger nasihatmu, Bu. Kalo begini, pernikahan Zahra terancam batal, dasar bocah enggak jelas!” Bu Sumi menggelengkan kepala melihat tingkah suaminya. Ia paham apa yang ada dalam kepala lelaki itu saat ini. Suaminya pasti kecewa karena gagal mendapatkan uang hantaran seharga seratus ubin sawah padahal lelaki itu sudah koar-koar akan membeli Haji Makmur selepas mantu besok. “Nak, apa kamu enggak bisa hubungi teman-teman kerja Zahra dulu? Siapa tahu adikmu di sana.” Bu Sumi menemui Andin di kamarnya.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as karya buya hamka
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status