Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bulu Perindu

Bulu Perindu

ujar Adelia. David menghentikan minumnya tiba-tiba, sebagian air menyembur keluar mulut. Ia tertawa kecil, mengapa istrinya bisa tahu kebiasaannya kost dulu? Trik anak kost untuk menghilangkan lapar saat uang saku sudah habis. Minum air putih dan tidur yang banyak, terbukti ampuh menjaga berat badan dan terjangkit typus.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

"Hay, sayang. Baik-baik ya di dalam perutnya mama, jangan nakal! dan doain mama Arum supaya bisa punya dedek bayi juga, ya!" "Aamiin, mbak." "Kamu pernah ngidam yang aneh-aneh nggak?" "Enggak sih, kayaknya mbak. Cuma ya setiap malam sering laper dan bahkan makannya kadang dua kali sampai tiga kali," "Waah, benarkah?" "Iya, mbak," "Hahaha, pantesan saja pipimu udah kayak bakpao," "Aish, mbaaaaak. Kok aku di katain kayak bakpao sih?" Dinda cemberut membuat Arumi semakin gemes melihatnya.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
MEMBUKA [LUKA] LAMA

MEMBUKA [LUKA] LAMA

buru-buru aku menuju dapur untuk menjawab. “Halo.” Sapa kendra. “Iya, kenapa kak?.” Jawabku singkat. aku memang tidak menyukai obrolan yang bertele-tele. “Besok bisa temui aku di jl.malioboro?.” Ajak kendra. “Tidak bisa, aku kerja.” Jawabku cepat. “Kalau begitu pilihannya aku datang ke rumahmu, aku tau alamat rumahmu dari andini.” Jawab kendra dengan santainya memberiku pilihan.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
Ikatan Tak Dirindu

Ikatan Tak Dirindu

Perutnya terasa lapar "Yang, aku pengen... " "Kamu pengen sate maranggi lagi… nggak masalah aku siap siaga sekalipun mintanya nanti tengah malem hehe." "Kok nunggu nanti malam sih, aku pengennya sekarang. Bukan sate maranggi aku pengen semur jengkol." "Apa, semur jengkol. Asyik banget tuh… aromanya. Kamu yakin?"
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

ujar Carina pada suatu hari. "Memangnya aku harus bagaimana?" tanya Azka yang tidak tahu salahnya apa. "Pernah nggak kamu tanya aku sudah makan apa belum, mau dibelikan apa, sedang sibuk nggak?" Carina mengungkapkan perasaannya.
9.725.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 994 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
JEJAK RINDU YANG TERLARANG

JEJAK RINDU YANG TERLARANG

"Aku rindu kita yang dulu, Luna. Aku rindu senyummu, rindu obrolan kita, rindu saat-saat kita bisa saling bercerita tanpa ada kemarahan di antara kita." Luna menelan ludah, mencoba meredam gejolak di dadanya. Kata-kata Hendri menyentuh bagian hatinya yang paling rapuh, bagian yang masih ingin percaya bahwa ada sedikit harapan bagi mereka. Tapi ingatan tentang tangis yang selalu ia tahan, luka yang tak terucap, dan malam-malam panjang yang ia habiskan dalam kesepian lebih kuat dari bujuk rayu Hendri.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

“Kenapa jadi begini?” Di sela isak dan kebingungannya, terdengar dering singkat ponselnya yang terletak di atas meja. Dengan gerakan malas Aluna mengambilnya. Nama ‘Kak Dirga’ tertulis disana. ‘Bagaimana pagi ini? Masih terasa mual kah?’ Tak lama pesan Dirga kembali masuk. ‘Vitaminnya sudah diminum? Kamu juga sudah sarapan, Al?’
10891 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
Luka Itu Bernama Kamu

Luka Itu Bernama Kamu

Tangannya saling menggenggam di atas pangkuan, dingin, meski udara di dalam ruangan terasa pengap. Sejak pukul 02.30, Luna—teman sekamarnya hampir dua tahun terakhir—mengeluh nyeri di perut. Rasa sakit yang datang bergelombang, semakin sering, semakin kuat. Sekar tahu, ini bukan sekadar sakit biasa. Ini waktunya melahirkan.
574 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
DENDAM LUKA LAMA

DENDAM LUKA LAMA

DENDAM - Luka Itu Tidak Gratis "Dia mencarimu lagi di resort. Bertanya pada satpam di sana." Pria bernama Rendy itu memandang pria berjas gelap yang membelakanginya. Dia bos sekaligus teman baiknya. Rendy saksi bagaimana sosok itu bangkit setelah semuanya nyaris sirna.
10179.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai luka yang kurindu
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Laely Nurhayati
ceritanya menarik, bahasanya bagus, karakternya mewakili budaya kita pada umumnya yang menjunjung tinggi nilai dan norma, menggambarkan bhw penulis sangat menjunjunv tinggi nilai2 luhur budaya dan agama
moonrose
hmm kenapa vania maafin sagara? apa cinta bisa segitu bodohnya ya. 7bulan lost contac, tapi masih anggap suami dan akhirnya gak jadi cerai. apalagi tau alasannya knp sagara gitu ya harusnya vania tau diri sih.
Baca Semua Ulasan
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Luka bergumam senang setelah membuka wastra penutup tempat makanan itu. Di dalamnya terdapat tiga batok kelapa berukuran sedang berisi bubur dengan taburan sagu rendang diatasnya. Luka segera mengeluarkan semuanya beserta tiga sendok kayu. Ia meletakkan masing-masing untuknya, Kai dan Dara. Saat Luka akan menyendokkan, dehaman Kai terdengar. “Kenapa?” tanya Luka. Kai menunjuk ke arah kendi air itu. “Basuh muka dulu dengan sedikit air ini.”
10903 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai luka yang kurindu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status