Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

Yang terbawa hanyalah debu dan serpihan abu yang terus berputar di udara seperti kabut tipis yang tidak pernah menghilang. "Aku tidak suka tempat ini," gumam Damar sambil menyipitkan mata. "Aku juga," sahut Sera. Ketika ditanya alasannya, Sera membuka salah satu halaman catatan tua milik keluarganya dan memperlihatkannya kepada kami. Di sana tertulis banyak catatan perjalanan para penjelajah yang pernah mencoba memasuki wilayah tersebut. "Keluargaku menyimpan cukup banyak catatan tentang Gurun Abu," katanya pelan. "Dan hampir semua orang yang masuk ke wilayah ini tidak pernah kembali."
10611 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Mulutnya sampai menganga tidak percaya mengetahui bahwa dewa sakti yang sedang dirinya cari ternyata sudah bersamanya bahkan saat masih berada di hutan Kameteung. “Akh, akh, akh, Cu! Ambuing, ambuing,” Ki Lurah Badranaya kembali terkekeh. Saat ini mereka tengah berada di dalam sebuah gubuk lusuh yang tiada lain adalah kediaman Cepot, Petruk, dan Gareng. “Begitulah mata, pandangannya selalu menipu dan menyesatkan anak muda,” ujar Ki Lurah Badranaya.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Aku melipat tangan di depan dada dan menjawab sambil tersenyum, “Akhir ini bagus juga kok. Aku sama sekali nggak rugi. Jadi, kamu nggak usah minta maaf.” Aku mendapat harta penuh dari perceraian kami, juga terbebas dari tindasan mertuaku. Selain itu, orang yang menindasku dijebloskan ke penjara, sedangkan pria berengsek yang mengkhianatiku hampir tewas karena terbakar .... Aku tidak rugi.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

Bukit yang kemarin kosong kini telah disulap menjadi markas buatan dari jerami dan lumpur, lengkap dengan perangkap jebakan: tali gantung, bambu runcing, dan jebakan kotoran kerbau fermentasi. “Siapa yang bisa menyerbu tanpa kena satu pun jebakan... akan mendapat hadiah khusus dariku,” ucap Jaka dengan senyum licik. “Hadiah apa, Kang?” “Sebatang rokok kawung... dan pelukan dari Gayatri.” “APA?!” Gayatri tersedak di pendapa. Ki Demang tertawa ngakak sambil hampir menjatuhkan cangkir kopinya. ---
1.9K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Ajeng menatap menantunya serius. Ken menatap lurus ke depan. Lalu mulai mengisahkan mimpinya yang bermula di belakang rumah Bulek Tini melihat keriuhan pasar. Lalu diajak hingga ke sebuah pulau yang ada di tengah-tengah lautan. “Air lautnya itu keruh, Bu. Pulau itu juga isinya batu-batuan semua. Tapi … air ombaknya tidak terlalu tinggi. Malah cenderung tenang,” jelasnya sambil berusaha mengingat mimpinya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

@PendekarSukses : Sangat menginspirasi. @GabutBermanfaat : Huwaaa, sad banget aku bacanya. Best banget ceritanya. @MasterCarier : Bagus banget ceritanya, sadnya dapet, alurnya oke dan tulisannya juga rapi (meski ada sedikit kesalahan juga tapi udah kategori ajiib kok) Dua jempol buat ceritanya, ku do'akan bisa masuk penerbit ;-)
103.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

“Pada suatu hari lahirlah dua orang anak kembar di dunia ini, mereka pun mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra.” “Stop! Itu lagu serial kartun Ninja Hatori.” Wajah Azura menjadi cemberut. “Haha, baiklah. Maafkan Abang yaa sudah menggodamu terus.” “Iya. Tapi cepet ceritakan “Alkisah hiduplah seorang—” “Stop! Stop! Aku ga mau denger lagi.” “Iya… iya kali ini aku akan mengatakannya. Aku dan Richie itu bagai pinang dibelah dua, tapi Richie memiliki tahi lalat di belakang telinganya.”
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 621 Times as cerpen guruku
Read
+Library
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Diam-diam perasaan cinta-pun tumbuh di hati Gaurika kepada Rukma setelah ia dan Rukma mengalami banyak suka dan duka bersama. Tak terasa perjalanan mereka-pun sampai di Sapada, persembunyian dan perkemahan sementara Mpu Panukuh sebelum menuju Gora. Gaurika gembirakembali bisa bertemu dengan Mpu Kumbhayoni kakaknya dan Kelwang bahagia bisa bertemu dengan teman-temannya terutama Mpu Panukuh yang tumbuh semakin dewasa dan semakin tampan melebihi ayahnya. Rukma berlutut dan mencium tangan sang Panukuh sebagai bentuk rasa hormat dan juga pengabdian atas dasar kasih dan kebenaran yang diyakininya.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as cerpen guruku
Read
+Library
Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Gu Lang mengepalkan erat tangannya. Roda kembali berputar cepat, hingga akhirnya berhenti pada sebuah bagian bertuliskan, 'Cangkang kura-kura suci' "Cangkang kura-kura suci? Lelucon apa lagi ini?" batin Gu Lang. Dan sesaat kemudian, sebuah cangkang kura-kura kecil seukuran dengan kepalan tangannya tiba-tiba saja muncul di hadapannya.
9.318.8K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as cerpen guruku
Read
+Library
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Next besok ya, sekarang mau nulis cerita lain yang sama keren seperti Gundik_Suamiku. Baca juga ceritaku yang lain, dijamin gemoy dan penasaran. Selamat malam, salam hangat 🤗🤗
10145.7K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as cerpen guruku
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status