Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Serpent's Embrace

The Serpent's Embrace

Adrian, seorang spy dari AEGIS, dipercaya untuk menumpas The Serpent's Coil, sindikat narkoba paling berbahaya di kota, yang dipimpin oleh Nikolai Petrov yang cerdik dan kejam. Dalam misi penyamarannya yang berisiko tinggi untuk menyusup ke organisasi tersebut, Adrian tak sengaja bertemu dengan Sienna, seorang gadis muda lugu yang terjebak dalam lingkaran pengedaran narkoba sebagai kurir. Tertarik oleh kepolosan Sienna di tengah dunia kegelapan, Adrian mengambil keputusan drastis: ia "membeli" Sienna dari The Serpent's Coil dengan harga yang fantastis, berpura-pura menjadikannya aset pribadi untuk mendapatkan kepercayaan Petrov. Namun, garis tipis antara misi dan emosi mulai kabur. "Kau taklukkan dunia dan aku menaklukkan dirimu." Kalimat itu berbisik dalam benaknya, memicu pertanyaan: akankah Adrian mampu menghancurkan The Serpent's Coil tanpa mengorbankan hati dan misinya, ataukah ia akan terjerat dalam pelukan mematikan sang ular, bersama dengan gadis yang ingin ia selamatkan?
623 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
5.1K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
REVEAL

REVEAL

yuiiii
Seorang laki-laki berkumis tipis yang masuk ke sebuah sekolah perguruan tinggi dengan alasan ingin mencari sahabat kecilnya. Tapi bukannya menemukan sahabat kecilnya yang ia cari, laki-laki itu malah menemukan seorang gadis berambut sebahu yang awalnya ia pikir gadis itu agak aneh. Secuek apapun Rasen, gadis itu tetap mendekatinya hingga pada akhirnya ia menyerah dan mencoba untuk membiarkan gadis itu dekat dengannya. Sampai mereka akhirnya bersahabat dan tak pernah terpisahkan. Hingga suatu saat ada sesosok hantu perempuan yang mengakui bahwa ia adalah sahabat kecil Rasen yang dari waktu ke waktu merubah sikap Rasen pada Eleena. Apakah Eleena bisa membuat Rasen kembali seperti biasanya? Atau malah sosok hantu yang selalu membuntuti Rasen yang akan menang membawa Rasen lebih jauh dari Eleena? Satu pertanyaan Rasen yang ingin ia cari tau jawabannya, apakah sosok hantu perempuan tersebut benar-benar sahabat masa kecilnya yang ia cari?
106.3K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Wanita Yang Pernah Kau Buang

Wanita Yang Pernah Kau Buang

Anisa gadis desa yang di pinang oleh Bagas Sanjaya. Bagas sendiri terpaksa meminang Anisa lantaran sang ayah memiliki hutang budi yang cukup besar pada keluarga Anisa. Gadis kampung yang tak pandai bersolek, bertubuh gemuk, rambut ikal membuat Bagas sendiri ilfil saat melihatnya, namun demi warisan yang akan diberikan untuk Bagas, ia harus menikahi Anisa. Setelah menikah Bagas justru meminta Anisa untuk tidur dibawah, Bagas membelikan Anisa kasur khusus untuknya saat berisitirahat malam hari. Terkadang Bagas memilih tidur diluar dan beralasan tertidur saat menonton televisi. Walau tubuh yang gendut, gerakan Anisa cukup lihai, Pagi-pagi sekali ia memasak, menyapu halaman bahkan menyapu rumah dan mengepelnya. Bahkan untuk mencuci sang Ibu mertua melarangnya untuk menggunakan mesin cuci. Bagas pun juga turut mencaci jika Anisa melakukan kesalahan, walau kesalahan kecil akan menjadi besar dimata Bagas. "Ya ampun... Sudah gendut gak bisa dandan. Udah kaya lemper aja sih kamu, Sa." Ya Anisa selalu dipanggil si gendut oleh kakak iparnya bahakan sang adik ipar pun turut memanggilnya gendut si buluk. Bahkan Bagas sendiri juga sering ikut memanggil demgan sebutan si buluk. Hati istri mana yang tak sakit saat sang suami menghina bahkan menjelekannya dihadapan keluarga besar. Sanggupkah Anisa bertahan dalam pernikahan ini? Sanggupkah Anisa berubah menjadi glowing dan cantik agar tak ada hinaan dari suami dan keluarganya?
11.2K viewsOngoingAdded to Library 379 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Sistem Penakluk Heroine

Sistem Penakluk Heroine

Arya, seorang remaja biasa, mati secara tragis dan terbangun kembali di dunia fantasi bernama Libra. Namun ia tidak reinkarnasi sebagai pahlawan… melainkan Arthur Pendragon, karakter tragis dalam game yang dulu sering ia mainkan. Arthur ditakdirkan mati muda karena cinta terlarang dengan sang ratu. Tapi kali ini, nasib tidak memberinya pilihan. Sebuah suara sistem bergema di kepalanya: [Misi Utama: Taklukkan seluruh heroine di dunia ini] [Kegagalan: Jiwa disiksa selamanya di Neraka Abadi] Dengan pesona A+ yang bisa memikat siapa saja, namun tubuh yang lemah, Arthur harus berjalan di atas garis tipis antara cinta dan kematian. Setiap tatapan, setiap kata, bahkan setiap senyum bisa menjadi awal jalur obsesi… atau tragedi. Di dunia di mana bangsawan, saint, dan ratu agung bergerak dalam intrik politik, Arthur hanya punya satu pilihan: menulis ulang takdirnya sendiri. ⚔️ Apakah ia mampu menjinakkan para heroine yang bisa menyelamatkan sekaligus menghancurkannya? 🔥 Atau justru tenggelam dalam jerat obsesi sang ratu dan harem berbahaya yang ia bangun sendiri?
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Memutuskan Pria yang Tak Pernah Hadir Untukku

Selama 20 hari ibu dirawat inap karena sakit parah, pacarku yang kebetulan adalah dokter di rumah sakit itu tidak pernah menjenguknya sekali pun. Hari pertama, karena sahabat kecil perempuannya pindahan rumah, dia mengambil cuti sehari. Hari kedua, sahabat itu mulai magang di rumah sakit, dan dia harus menemaninya ke sana kemari, mengurus segala hal tanpa terkecuali. Hari ketiga, hari keempat .... Ibuku dirawat di lantai 13, sementara Gavin bekerja di lantai 17. Padahal hanya berjarak 4 lantai, naik lift 10 detik, naik tangga dua menit. Namun selama 20 hari, Gavin tak pernah sampai. Di saat ibu dipulangkan dari rumah sakit, aku mengantarnya sendirian ke stasiun kereta. Di perjalanan, akhirnya aku menerima pesan dari Gavin. [ Anjing peliharaan Serlina hari ini vaksin, aku harus antar dia dulu. ] Kali ini, aku tidak lagi diam. [ Oke, aku mengerti. Hati-hati di jalan. ] Aku tersenyum tipis, lalu menambahkan. [ Selain itu, kita putus. ]
3.4K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

Aku sudah menikah dengan Dennis selama sepuluh tahun. Aku bahkan pernah bertemu dengan mantan pacarnya setelah kami menikah. Setiap kali dia bosan dan ingin ganti pasangan, aku selalu jadi alasan terbaik untuk putus dengan setiap pacarnya. “Kamu akan jadi seperti dia kalau menikah denganku. Pada akhirnya, akan bosan karena terlalu akrab dan terbiasa, jadi nggak ada perasaan baru lagi.” Di hari peringatan pernikahan kami, aku malah sibuk menghibur mahasiswi yang baru saja dia putuskan, sementara dia asik menonton bioskop bersama pacar barunya. Saat tisu di tanganku habis, aku seakan melihat bayangan diriku di masa lalu. Jadi, aku pun mengajukan cerai pada Dennis. Dia jarang sekali tampak bingung begitu dan berkata, “Nggak mau tunggu sebentar lagi? Siapa tahu aku bakal sadar dan berubah. Aku hanya tersenyum tipis tanpa menjawab, lalu memesan tiket menuju negeri seberang. Jika aku tak bisa menunggu kepulanganmu, biarlah aku yang melangkah pergi lebih dulu.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Gairah Terlarang Di Bus Wisata

Gairah Terlarang Di Bus Wisata

“Bu Angel, jangan asal gerak.” “Wajahmu merah sekali, kamu kepanasan, ya?” Di dalam bus wisata yang penuh sesak dan gerah, aku dipeluk erat oleh Chandra, donatur terbesar di sekolah, sekaligus ayah dari murid paling nakal di kelasku. Kemeja putihku sudah basah kuyup karena berkeringat sejak tadi. Seiring dengan guncangan bus yang kuat, bokong montokku yang hanya terhalang rok span tipis, tertekan oleh benda miliknya yang perlahan-lahan terbangun di balik celananya. Benda miliknya yang panas membara itu mendorong ke depan dengan tekanan yang pas. Tepat di bawah tatapan seluruh murid dan orang tua yang memenuhi bus, serta tidak jauh dari anak kandungnya sendiri, kedua kakiku langsung terasa lemas. Tubuhku yang sensitif tersentak karena sensasi panas yang membakar itu. Seketika, gelombang gairah yang memalukan membasahi celana dalamku. Dengan perasaan malu sekaligus marah, aku menoleh untuk memberi peringatan padanya. Namun, aku malah bertatapan dengan sepasang mata hitamnya yang dalam, memancarkan sorot penuh godaan dan obsesi….
754 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di Hari Pernikahan, Asisten Tunanganku Menggantikanku

Di layar besar aula pernikahan, foto prewed-ku menghilang. Yang muncul justru hasil pemeriksaan kehamilan milik asisten tunanganku. Pada bagian nama ayah, tertulis jelas nama pria yang seharusnya menjadi suamiku. Asisten itu tampak panik dan terisak sambil meminta maaf kepadaku. Sementara pria itu menjelaskan dengan wajah tenang, seolah tak terjadi apa-apa, “Dia hamil di luar nikah, hidupnya sangat menyedihkan. Jadi aku menemaninya saat periksa kehamilan dan menulis namaku. Ke depannya, aku akan tetap menjadi ayah asuh anak itu.” Tapi sebenarnya di hari yang sama, aku juga melakukan pemeriksaan kehamilan pertamaku. Para tamu mengira aku akan cemburu dan mengamuk. Namun aku hanya melepas kerudung pengantinku, lalu membuat janji pada dokter untuk menggugurkan kandunganku. “Wanita hamil tanpa suami memang menyedihkan,” ucapku datar. “Pernikahan ini memang seharusnya diberikan untuknya.” Aku lalu mengangkat gelas, tersenyum tipis, dan memberi selamat kepada mereka. “Selamat menempuh hidup baru. Menikah karena sudah terlanjur hamil.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

"Nggak akan patah .... Itu hanya akan membuatmu makin lentur." "Apa yang kamu takutkan? Aku hanya mengajarimu cara melenturkan persendian terdalam di tubuhmu." Di studio tari yang sepi pada larut malam, aku mengenakan leotard dengan kerah halter berwarna merah muda pucat dan celana dalam thong yang sangat tipis ketika Vincent Sanjaya, bos besar klub yang terkenal sebagai pria penyendiri, dengan paksa menekan tubuhku ke cermin yang dingin. Aku dipaksa melakukan gerakan split dan backbend yang memalukan. Seluruh tubuhku basah kuyup oleh keringat. Tangan kasarnya meraba bagian dalam pahaku yang lembut, dengan kasar dan kejam meremas titik-titik sensitifku. Setiap gerakan peregangan ekstrem memperlihatkan bagian pribadiku sepenuhnya di depan cermin. Kenikmatan puncak menjalar dari tulang ekorku langsung ke puncak kepalaku, kakiku lemas, dan panasnya gairah telah meresap melalui stokingku yang tipis. Sebelum aku sempat menangis dan memohon ampun, kejantanan yang sudah panas dan mengeras, tersembunyi di balik celananya, menekan dengan keras ke bokongku yang penuh, menembusku sepenuhnya dengan agresi yang mengerikan ....
1.5K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as kasur busa tipis
Read
+Library
PREV
1
...
56789
...
11
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status