Luapan Gairah Panas Ayahmu
Rayhan memegang kedua tangan Zira.
“Dengarkan Papa baik-baik, Nak,” kata Rayhan, nadanya serius, memastikan setiap kata masuk ke dalam hati Zira. “Cinta itu bukan seperti kue ulang tahun yang dibagi-bagi, Nak. Cinta itu seperti air di laut. Semakin banyak kapal yang berlayar di atasnya, semakin besar dan luas laut itu. Cinta Papa untuk kamu, tidak akan pernah berkurang. Itu sudah penuh, Zira. Dan sekarang, cinta itu hanya bertambah, meluas, menjadi lebih besar lagi, untuk menampung Kinar. Kamu adalah Zira, Putri Papa yang cerdas dan berani. Kamu adalah yang pertama. Kinar tidak akan pernah menggantikan tempatmu. Dia akan mengisi tempat yang belum pernah ada.”
인기 회차