SELIR HATI
“Iya, Baginda.”
David meletakkan tangan di atas kertas itu. “Aku belum membukanya.”
Gita langsung menatap, terkejut. “Belum? Kenapa?”
“Aku ingin kau yang lihat lebih dulu.”
Nada suaranya tenang, tapi ada sesuatu di balik matanya — seolah dia juga bingung, atau mungkin takut tahu apa yang tertulis di sana.
Dengan tangan gemetar, Gita menerima surat itu. Kertasnya agak lembap karena udara. Ia membuka pelan-pelan, tapi baru saja membaca dua baris, tubuhnya menegang.
Hot Chapters