ISTRI 365 HARI
Paling tidak mereka harus punya kenangan indah saat kontrak berakhir nanti.
Dengan agak grogi Bagas bangkit dari duduknya dan berlutut di depan Kara, membuat Kara langsung berdebar.
"Astaga! It's not even real! Kenapa aku deg-degan!" jerit Kara dalam hati.
"Kara, saya gak tau mau bilang apa, tapi kita mungkin akan terus sama-sama untuk dua tahun ke depan, jadi let's make it easy for us dengan jadi partner yang baik untuk satu sama lain, anyway Kara Adriana Hadinata, will you marry me?!" suara Bagas terdengar tenang, setenang sungai Seine yang mengalir dengan indah.