Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Makhluk Panggilan Terkuat

Makhluk Panggilan Terkuat

Dan . Bruusshh! Kenan dan Aeera keluar dari air dan terbang di udara. Benar-benar terbang dan melayang. Aeera terbatuh-batuk. Wajah cantiknya semakin memukai karena basah dan rambutnya tergerai. Di atas air, dan itu adalah lautan. Ada kapal yang terombang-ambing di permukaan air.
9.23.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

Ep 80. Peta Labirin Dunia Ditengah lautan satu kapal kecil sedang berlayar, di depan kapal satu sosok wanita duduk berkultivasi, angin berhembus kencang berbalik arah akibat tekanan mengerikan, di dalam kapal tumpukan emas tersusun rapi, benua tengah yang ingin mendapatkan emas rumah lelang, berhasil diselamatkan oleh immortal Lou. Setelah beberapa saat gelombang air laut membuat kapal bergoyang, immortal Lou atau Nona Zen membuka matanya.
1082.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

Ia juga melepas sebelah earphone Rena. “Yaa kena…… Astaga nagaa ya Tuhan kagettt,” kata Rena terkejut. Gadis itu memperhatikan pria yang ada di depannya dengan saksama. “Pak Bambang ke Korea oplas?” tanya Rena tiba-tiba. Mendengar itu, satu ruangan pun tertawa terbahak-bahak. “Reeennnaaa... iisshhhh…” Mitha mencubit lengan Rena agak kencang.
1.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Kegilaan di Kolam Ikan

Kegilaan di Kolam Ikan

Pria itu berhenti bergerak dan melepaskanku. Aku panik karena takut dikenali oleh orang itu. Aku buru-buru meringkuk untuk menutupi tubuhku. Pelayan itu tidak melihat ke arahku, melainkan langsung berjalan menuju pria itu, dengan sopan mengeluarkan mesin kartu. "Pak, menikmati ikan hias perlu registrasi kartu. Nggak diperbolehkan masuk tanpa izin."
204.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Pada saat itu, Jennie berkata bahwa dia merasa tertekan di rumah dan ingin pergi keluar untuk melepas penat. Dia tak punya alasan untuk menghalanginya. Hanya saja, ketika dia merasa tertekan, dia bisa lari dari semuanya. Namun, dia adalah seorang pria, dan dia tidak bisa begitu saja melarikan diri. Satu-satunya cara dia bisa melepaskan amarahnya adalah dengan bekerja keras. Dan menggunakan alasan pertemuan bisnis untuk minum dan melampiaskan perasaannya. Dia sudah beberapa kali mabuk, dan setiap kali, asisten pribadinya yang mengantarnya pulang.
9.961.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Bukan hanya dengan teman online saja Kaila kalah main game, dengan dirinya pun Kaila selalu kalah. “Ini lautnya keren banget, bersih, jernih, jadi pengin berenang. Tapi takut tenggelam.” “Bukannya udah bisa renang?” “Iya, tapi nggak hafal banget. Ini kan laut, kalau tenggelam mati gimana?” “Kan ada aku yang bakalan nolongin kamu.” “Nggak deh, napasku nggak kuat kalau dalam air. Cukup nikmati pinggirannya aja.”
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Don Juan

Belenggu Cinta Sang Don Juan

lanjutnya, “akan mati lebih lambat.” Drazhan masih diam dan mengamati tapi anak buahnya sudah bergerak terlebih dahulu karena Alexei terus menyerang mereka. Akhirnya baku tembak dan saling serang tak bisa dihindarkan lagi. Di tengah kekacauan itu, Katerina berhasil melepaskan diri. Ia tidak tahu bagaimana caranya. Ia hanya tahu tubuhnya bergerak sendiri. Ia berlari, tersandung, hampir jatuh, lalu bangkit lagi. Dunia di sekelilingnya kabur, tapi satu sosok tetap fokus di matanya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Kata-kata Luna seperti kunci yang membuka sebuah pintu di benak Radit. Menghormati. Bukan menaklukkan. Ia tidak bisa datang dengan mesin berkecepatan tinggi yang membelah ombak dengan arogan. Ia harus datang dengan sesuatu yang bergerak bersama ombak. Sesuatu yang menjadi bagian dari arus itu sendiri. “Perahu nelayan,” bisik Radit, matanya melebar. “Perahu tradisional. Bukan kapal turis yang mewah. Sesuatu yang… punya jiwa.”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Hanya gerakan bibir… perlahan-lahan membentuk kata: A K U L A P A R Lusih menutup mulutnya, rasa mual mengaduk perutnya. Ia berlari keluar dari dapur dan masuk ke ruang tengah. Namun ketika ia tiba di sana, semua perabot bergeser beberapa sentimeter dari posisi semula. Sofa lebih dekat ke dinding, meja miring, karpet terlipat seperti ada sesuatu yang merangkak di bawahnya semalaman.
6757 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Itulah Pusaran Pitu, mulut neraka Samudra Tirtamaya yang legendaris. ​"Arusnya terlalu kuat! Kita tersedot masuk!" raung Ki Sura yang sudah kembali memegang kemudi. Otot-otot di lengannya yang penuh tato jangkar menonjol saat ia berusaha memutar roda kemudi sekuat tenaga, namun Jung Layar Getih tetap terseret tanpa ampun ke arah pusaran pertama.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kata kata berlayar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status