Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemikat Hati Sang CEO

Pemikat Hati Sang CEO

tanya Pelita yang tak mengerti arti ucapan Keysa. "Kamu, seharusnya mengerti jika saat ini hubungan kamu dan Deas hanya terhalang miss komunikasi. Jika kamu mencintai Randeas, kamu bisa mengejarnya, intropeksi diri kamu, aku tidak bermaksud untuk menghakimi kamu, hanya saja, jika kamu ingin mempertahankan pernikahan kamu, tidak ada salahnya kamu mengalah. Sekeras batu, jika dia diterpa air, batu itu akan mengikis, aku pikir seperti itu juga hati manusia. Jangan menyalahkan orang lain, atas ketidakbahagiaan kamu, Pelita." kata Keysa yang memberikan nasehat kepada Pelita. Pelita tertegun sejenak. Apa yang diucapkan Keysa tidak salah, namun semua itu bukan yang Pelita inginkan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Ya dong, bos mah bebas.” Lora memutar bola mata malas disertai decakan lirih. “Begini nih gambaran pemimpin yang nggak patut dicontoh. Sebagai pemimpin, harusnya Abang tuh bisa dijadikan teladan buat karyawan biar datang tepat waktu.” “Abang bukannya memberikan contoh yang baik, malah ngasih contoh yang buruk. Ini sih bukan teladan, tapi telatan,” ucapnya bersungut-sungut sambil menggerakkan tangan.
10211.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Rad mengakui ini, saat melihat kerumunan padat itu. “Mereka tahu ayahmu sudah berusaha sangat keras untuk mengatasi keadaan Le Mans, dan berterima kasih untuk smeua usahanya itu. Ini adalah tanda jika ayahmu pemimpin yang hebat. Pemimpin yang bahkan disaat yang sulit, tidak ada yang menyalahkannya.” Bree mengusap air matanya lagi, tapi ucapan Rad membuatnya merasa lebih baik. “Dan bagi seorang pemimpin, bisa dikenang oleh rakyatnya dengan sifat yang baik dan hebat, adalah sebuah kehormatan tertinggi.”
9.537.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata Rena tersenyum Sementara itu di sebuah perusahaan besar terlihat laki-laki tampan yang sedang fokus dengan layar komputernya. " Dit ayo kita pakan dulu" kata sang sekertaris " Hmmm, duluan ga" kata Radit " Ingat pesan Tante dit, kamu jangan sampe telat makan" kata Arga mengingat sang atasannya sudah beberapa kali masuk rumah sakit karena asam lambung. " Iya" Jawab Radit singkat **** " Bagaimana? Apakah kamu sudah menemukan orang yang membunuh mama saya? " Tanya seorang lelaki yang duduk di sofa
9.580.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Ambisi Sang Penguasa

Ambisi Sang Penguasa

"Makanya inilah solusi kami. Seorang ketua yang bukan hanya sok, tapi benar-benar jago." Ini kesempatan bagi Luis untuk melebarkan namanya. Ia berpikir matang-matang sebelum menjawab, terlihat sekali tatapan-tatapan yang mengarah padanya sangat mengharapkan jawaban positif. Jadi, Luis berkata dengan tegas, "Tidak! Aku tidak minat menjadi pemimpin pemuda-pemuda tidak berguna. Kalian tidak lebih dari sekelompok sampah. Sudah ya, kalian membuang-buang waktuku."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Penyesalan Seorang Komandan

Penyesalan Seorang Komandan

"Baik, Komandan. Saya salah." "Kalau memang tahu salah, segera perbaiki." Sang atasan melirik wajahnya yang kuyu, lalu menghela napas. "Jevan, jangan biarkan masalah rumah tangga berlarut-larut. Pulang dan minta maaf pada istrimu. Nggak perlu gengsi. Lelaki yang baik tahu kapan harus bertahan dan kapan harus mengalah demi keluarganya."
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

jawabnya dengan jujur. Si Tua Bijak tersenyum penuh arti. “Itulah pelajaran pertama, anak muda. Dalam perjalanan hidupmu, jangan terlalu fokus pada satu tujuan hingga kau melupakan hal-hal penting di sekitarmu. Seorang pemimpin harus bisa melihat gambaran besar, bukan hanya satu titik.” --- Persahabatan yang Tak Terduga
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

“Ya saya hanya heran, kenapa Angger Panji bisa sangat baik dan ramah terhadap para anak buah Ki Lurah Arga Seta tadi? Mereka adalah orang-orang yang bengis, Ngger.” “Oh itu masalahnya?” ucap Panji Jagat sambil tersenyum. “Sejatinya mereka adalah orang-orang baik, tetapi dibikin jadi jahat oleh pemimpin mereka. Jika seorang pemimpin punya sifat zalim, maka ia akan memerintahkan kepada segenap bawahannya untuk mengikuti sifatnya. Jika tak mengikuti perintah itu, maka mereka akan kehilangan pekerjaan, bahkan akan menjadi musuh pemimpin itu sendiri.” Ki Martani dan Arya Wening manggut-manggut mendekar penjelasan Panji Jagat.
8.97.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Di sana ia menemukan banyak nilai-nilai kehidupan yang luhur dan patut untuk dijaga. Dan saat ia menelusuri rak-rak perpustakaan di villa neneknya, ia menemukan buku Membara di Api Tuhan, karya La Ode Malim, "Ini karya yang bagus, wajib dibaca oleh calon pemimpin." ia terbayang kepada neneknya Wa Ode Marinu, nasihat-nasihatnya tentang kepemimpinan Buton. "Anakku, memimpin itu adalah mencintai, mencintai diri sendiri, manusia, lingkungan, dan tuhan. Orang Buton mengenal konsep Sara Pataanguna, pelajarailah itu, praktekkanlah itu dalam kepemimpinanmu kelak, karena kau terpilih tidak otomatis kau bisa memimpin, tetapi sebenarnya leluhur memilihmu untuk kau bisa belajar dan mengenal ilmu kebuton
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

ujar Gajah Mada suatu hari, “bukanlah mengalahkan musuh, tetapi memenangkan hati mereka. Pemimpin yang hebat bukan hanya yang terkuat, tetapi yang mampu membawa semua orang bersama-sama menuju tujuan yang sama.” Arjuna diuji dalam berbagai simulasi pertempuran. Ia harus memimpin pasukan kecil melawan musuh yang lebih besar dalam latihan strategi. Dengan setiap kemenangan, ia belajar membaca pola musuh, memanfaatkan medan, dan menginspirasi pasukannya untuk bertarung dengan sepenuh hati. Namun, ketika ia kalah, Gajah Mada tidak pernah marah. “Kekalahan adalah guru terbaik,” katanya. “Pahami mengapa kau kalah, dan kau tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kata-kata bijak pemimpin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status