Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Obsesi Sang Pewaris Kejam

Jerat Obsesi Sang Pewaris Kejam

Matanya terpejam sejenak, menikmati perpaduan rasa manis yang pas di lidahnya. Cassandra hanya bisa geleng-geleng kepala melihat pemandangan di depannya. Ia menyilangkan tangan di dada sambil bersandar pada meja, menatap kedua adik-kakak Lubis itu dengan senyum mengejek. “Lihat kalian berdua. Tadi saja hampir saling bunuh dan menghina sampai ke akar-akarnya. Sekarang?” Cassandra terkekeh pelan, tawanya terdengar sangat jernih di dapur yang kini mendadak damai.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Tebusan Sang Don Kejam

Tebusan Sang Don Kejam

Byuurr!! “DAMN!! GADIS SIALAN! BERANI SEKALI KAU, BITCH!!” teriak seorang pria bermata tajam dengan suara menggelegar. Kaera mengangkat pandangannya sembari mengusap wajahnya yang basah kuyup karena siraman segelas air. Pakaian pria di depannya kini kotor akibat kecerobohannya, tetapi gadis itu tetap menatapnya penuh ketegaran. Tidak ada raut ketakutan sedikit pun di mata indahnya yang hitam dan lebar.
190 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Tito Alvarez: Lo nggak ada cita-cita kangen gue lagi gitu? “What the hack is going on?” umpat Jameka pelan, “sumpah, kadal sawah satu ini kenapa, sih?” Seharusnya Jameka tidak memedulikan pesan nyeleneh Tito. Namun, entah kenapa tangannya gatal kalau tidak membalasnya. Ia bahkan tanpa sadar secara berapi-api membalas pesan tersebut.
869 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

Kevin terkekeh. "Zurnal, kamu tahu perangai aku, kan. Kamu juga tentu tahu, bahwa aku bukan orang yang bisa kamu bodoh- bodohi. Yang buat aku tambah nggak habis pikir, kenapa kamu menjadi manusia sekejam ini? Kejam sama orang lain masih mending, Nal. Tapi kejam sama keluarga sendiri, itu lucu."
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.1K kali sebagai kata-kata kejam
Tampilkan Ulasan (88)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
maaf kak otor, bab 542, dan 2 bab selanjutnya (6 & 61) kok isinya sama semua ya? koin untuk bab 6 yg setelah bab 542 juga sangat besar kenanya yaitu kena potong 71 koin dan bab 61 nya juga isinya sama dgn bab 542 & 6. Mohon infonya apakah koin yg kena potong sangat besar untuk 1 bab itu akan balik?
Zizizaq
Awalnya santai bacanya, lihat babnya langsung stop dulu deh. Keren Thor. Ceritanya oke. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Baca Semua Ulasan
Terjebak Dendam sang Pewaris Kejam

Terjebak Dendam sang Pewaris Kejam

“Apa?” Aland mengangguk. “Seperti yang kau tahu. Zayden, dia manusia yang sangat kejam. Dia tidak akan segan menginjak-injak orang yang tidak dia sukai. Dia bahkan membunuh ayahmu, seperti nyamuk. Dia tidak mengasihani siapa pun. Karena yang terpenting adalah kepuasannya.”
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai kata-kata kejam
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Pwati
Halo semua, uthor mau minta maaf karena baru bisa update setelah 3 hari libur ya hehe... tapi insya Allah kedepannya uthor akan lebih rajin lagi buat update... oh iya, uthor jg mau kasih tahu, kalo di sini ada buku baru aku "Putra Tersembunyi CEO Kejam" kalo kalian penasaran, bisa dibaca ya......
Ummu Kaltsum
ga suka bgt sama keluarga fara, mrk tu playing victim, dari awal fara kiel yg sdh nyakitin zion trz fara nyakitin alya & membuat zion hrs buang zayden dan alya... trz fara nyuruh daniel bunuh alya, kenapa semua itu dianggap aland kesalahan kecil? egois bgt! kenapa yg ngerasa bersalah cman zion?
Baca Semua Ulasan
Jerat Cinta si Kembar Cantik

Jerat Cinta si Kembar Cantik

"Tes katamu! Bisa-bisanya kau! Dasar berengsek!" "Buagh!!" Tanpa pikir panjang lagi, Gio berhambur ke arah Julien dan meninjunya dengan keras. "Kau sungguh sakit. Kau pria menyedihkan. Tak akan kumaafkan kau karena telah membuatnya menghilang, bajingan!" geramnya setelah membuat Julien ambruk dengan sudut bibir pecah yang mengeluarkan darah segar. ____****____
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Simpanan Mafia Kejam

Simpanan Mafia Kejam

“Hutang itu hanya alasan, Kinanti. Alasan untuk menutupi rasa iri dan benci yang kupendam selama bertahun-tahun. Aku ingin mengambil semuanya dari mereka, dan dari kau. Aku ingin mereka menderita, dan aku berhasil. Lihat di mana kau sekarang, terikat di kursi ini, tidak lebih dari pion dalam permainanku. Segalanya sudah menjadi milikku.” Air mata jatuh dari mata Kinanti, tanpa bisa dia cegah. “Paman... bagaimana bisa Paman sekejam ini? Bukankah aku ini keluargamu? Apa salahku? Apa salah kedua orang tuaku sehingga mereka harus mati dengan cara yang begitu kejam?”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

"Ngapain buru-buru sih, Bos. Hari ini agenda kita santai, Bos." Seketika Bara melayangkan mata melotot dan raut menahan marah pada Bobi yang masih bisa tersenyum. Alhasil, Bara pun berteriak membentak, "Cepet! Nggak usah cengengesan kayak gitu!"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM

Alhasil wanita itu kembali berteriak dan meringis kesakitan. "Bagus, itu yang aku mau." Setelah mengatakan itu Malik tertawa keras dan menikmati apa yang dilihatnya. Tidak ada rasa kemanusiaan yang membuat Malik empati, yang ada Malik berulangkali menempelkan alat kejut listrik itu sambil anak buahnya melakukan kegiatannya disana. "DASAR IBLIS!!!" Anita tidak bisa menahan dirinya lagi, ia keluarkan semaunya air matanya.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Kata-kata Dimas terus berputar tanpa henti di kepalanya, seolah tertanam begitu dalam hingga tidak bisa dihapus. “Dasar kampungan…” “Kucel dan baunya tidak enak…” “Pekerjaanmu hanya buruh jahit, tidak punya masa depan…” “Aku benci dan jijik padamu…” Setiap kali mengingat kalimat-kalimat itu, dada Rina terasa semakin sesak dan matanya kembali berair. Dulu ia selalu bangga dengan tangannya yang bisa menjahit dan menghasilkan uang untuk rumah tangga. Ia pikir itu adalah kontribusi terbaik yang bisa ia berikan.
692 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kata-kata kejam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status