Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian
“Kau tahu kalau ini menyulitkan. Maksudku kau tidak takut ketahuan? Kau sudah bersuami dan punya anak Agna.”
“Memangnya wanita yang sudah menikah tidak boleh bersenang-senang jugakah? Maksudmu kalau para suami boleh bersama dengan LC atau pelacur yang bisa disewa, para istri harus setia menanti suami pulang untuk seks? Kurasa itu menyedihkan,” katanya ceplas ceplos yang membuat Angga hanya bisa melongo. “Aku butuh hiburan, Aang. Setelah semalam, aku tadinya ingin dipijat olehmu juga. Tapi mereka bilang kau libur hari ini, jadi mau tidak mau aku memilih opsi lain untuk mengobati rasa kesepianku. Dan boom! Kita bertemu disini, bukankah seperti takdir?” lanjutnya kemudian bersandar dan mendesah