Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Aku lagi-lagi tertawa dalam hati, menertawakan kebodohanku sendiri. [Bu Amelia, terima kasih karena sudah memasakan makanan untukku. Pantas saja Pak Joshua selalu mengatakan kalau masakanmu lezat.] [Mungkin ada perempuan yang memang ditakdirkan untuk bekerja di dapur.] [Aku nggak bisa melakukan itu.] Aku seolah bisa melihat senyum mengejek Bella di layar ponsel. Aku membalas, [Apa kamu pikir kamu sedang mendapatkan sesuatu yang bagus?]
14.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

"Enggak boleh! Gilang mending buang telur ini dari pada dimakan sama Tante." "Astaga." Lia menggelengkan kepala, entah dari mana Gilang mempelajari kata-kata menyakitkan barusan. "Enggak sopan ya kamu, enggak boleh tahu berkata kayak gitu!" "Kenapa? Tante enggak suka? Kalau Tante enggak suka sama Gilang, jangan nikahin Papa!" "Enggak, Tante bukan enggak suka. Tapi kata-kata kamu barusan itu jahat banget."
811 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Mahar 500 Juta

Mahar 500 Juta

Belum sempat Teguh datang untuk membela Sakinah, sang istri sudah terlebih dahulu beraksi untuk menyelamatkan harga dirinya. "Maaf kalau aku udah bikin kamu kecewa. Aku bukan sekedar mantan pekerja warung soto seperti yang kamu bilang," cibir Sakinah. "Kamu lihat aku sekarang, Irish. Aku nggak sehina yang kamu kira. Sebelum kamu merendahkan orang-orang di luar sana, lebih baik kamu berkaca pada diri kamu sendiri terlebih dahulu. Lain kali, jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya aja. Kamu harus belajar menghargai orang lain dan menilai seseorang dari kepribadiannya," balas Sakinah.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Apa yang ddi rasakannya saat ini hanyalah sebuah "Misal suamiku itu miskin bagaimana?" "Saya support lagi agar bisa kaya" "Sudahlah jeng, jangan dengarkan kaleng berkas seperi dia. Kaleng bekas seperti dia hanya pantasnya di luar sana." ***
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

"Hati hati dong, Mbak Wati sang pemuja hati ini. Nanti, kalau kangkungnya kena ke muka akang, Gimana? Mau tanggung jawab buat bersihin muka akang yang kena kangkung itu?" Aku bergidik ngeri. Bisa bisanya dari dulu aku langganan sama si kang Sayur yang satu ini. Sudah pedenya minta ampun, tak pernah sadar kalau ucapannya itu seringkali bikin orang jadi geli. "Dih, siapa yang pemuja hati kamu? Enggak ya! Aku tuh pemuja orang ganteng. Bukan orang kaya kamu. Enak aja!" tolak mbak Wati kesal.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
My Crazy Husband (Shireen)

My Crazy Husband (Shireen)

Gandhi duduk santai sambil menyeruput teh hangat, menatap menantu dan putrinya dengan pandangan yang sangat puas. “Kalian sudah melewati badai terberat yang bisa menguji sebuah rumah tangga dan usaha. Ingatlah selalu pelajaran yang telah didapatkan ini, agar di masa depan kalian tidak tergelincir lagi ke jalan yang salah,” pesan Gandhi dengan lembut namun tegas.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Naga

Pendekar Pedang Naga

"Gagak paruh ayam, diam kau!" "Jenggotmu tidak lebih bagus dari pada jenggot kambing!" ledek Gatra yang sama menyebalkannya dengan Bhagawad Gita. “Diamlah dan bantu aku!” Bentak Bhagawad Gita sedikit emosi. Roh pemilik Pedang Naga bernama Gatra ini memang agak menjengkelkan. Disaat orang serius, dia malah berbicara seenak hati.
9.6263.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Tampilkan Ulasan (90)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Baca Semua Ulasan
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

tanya bang satenya, “hee? tadi ngemil, sekarang makan” jawab gue, “pesen dua bang, kamu sate apa?” “kambing ada?” “ada tuh yang tukagn satenya kayak kambing” jawab gue ketawa, memang bener jenggotnya mirip kambing. cuman secuil di dagu. “suee lo mat, ” ini yang paing gue demen, saling kata-kataan kata kasar, tapi orang-orang sini gak pernah marah sedikit pun. karena tahu itu cuman candaan semata.
1021.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Kata-kata Manis Berisi Kebohongan

Vincent mengirimiku uang sebesar 75 miliar dengan catatan "untuk permintaan maaf" Tujuh puluh lima miliar. Aku tertawa. Tawa pahit yang kosong. Dia pikir uang bisa membeli segalanya, pengampunanku, kebisuanku. Padahal uang itu justru menguatkan tekadku. Itu bukti bahwa di matanya, aku memang tak lebih dari sebuah "masalah" yang bisa diselesaikan dengan uang. Aku kembali duduk di depan komputer dan mulai mengetik.
20.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai kata-kata mahatma gandhi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status