Kejar Target, Bang!
“Udah berapa kali Caca bilang, enggak usah nunggu Caca pulang, Ma.”
“Mana bisa begitu, nanti kalau kamu udah jadi seorang ibu, juga pasti ngerasain, kok.”
“Makasih Mama udah khawatir sama Caca, tetapi Caca sekarang udah dewasa, Ma.”
“Nah, kami sendiri udah ngaku dewasa, makanya nikah Ca!”
Setelahnya aku merasa menyesal mengakui bahwa aku telah dewasa, rentetan panjang nasihat tentang pernikahan membuat waktu istirahat yang memang sudah berkurang banyak jadi makin berkurang banyak.
Hot Chapters