Suami Terbaikku
"Aku mau minta maaf, tapi kamu pasti udah males dengernya. Jadi, aku mau pamit aja. Sebelum kamu suruh pergi, aku emang udah punya niat untuk pergi. Jauh dari kamu, jauh dari kamar ini, jauh dari rumah ini, jauh dari kota ini, jauh dari negara ini, dan jauh dari hati kamu. Aku pengen banget ngomong ke kamu untuk enggak perlu nunggu aku kembali. Tapi, kamu pasti enggak akan nunggu aku. Untuk persidangan cerai kita, aku udah pasrah. Aku serahkan semuanya ke kamu. Jaga diri kamu baik-baik. Jangan lagi ketemu pria seperti aku. Kamu wanita yang baik, jadi temui pria yang baik juga. Aku pergi."
Tubuh tinggi dan sedikit berotot yang pernah sangat Shafa sukai, perlahan menjauh dari hadapannya. Shafa
Bab Populer