Istri Buruk Rupa
aku tidak ingin membiarkan pikiran juga hatiku memikirkan segala hal yang tidak penting.
Suamiku adalah laki laki yang baik, tidak mungkin dia berbuat yang tidak tidak, apalagi isi pesan itu hanya ucapan selamat malam. Aku menggeleng gelengkan kepala, menarik nafas panjang, menekan hatiku.
“Mungkin dari temannya,” ucapku, berusaha memberikan energi dan keyakinan positif.