PERFECT HUSBAND
Pria itu mendaratkan ciuman di keningku, aku mendegup dan melihat matanya dengan Haru, reflek aku salah tingkah dan menoleh pada Teh yang aku bawa tadi.
“Ini mas, kamu minum teh nya dulu.”ujarku dia mengangguk dengan menyeruput teh hangat itu.
“Gimana rasanya?”tanyaku.
“Enak.”singkatnya, aku manyun dan berkata.
“Mirip gak? Kayak buatannya mama Ina?’tanyaku, dia tersenyum dan berkata.
“Aku akan menyukai apa yang kamu buat, jadi gak perlu harus sama kayak mama.”ucapnya yang bikin aku meleleh, aku senang sekali mendengarnya,
Hot Chapters