Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

tanya Zhiyu dengan suara yang sedikit berubah. "Kedai teh yang sedang populer di ibu kota. Mereka menjual teh dengan rasa yang sangat unik, tapi harganya cukup mahal dan ketersediaannya terbatas," Han melanjutkan dengan santai, tidak menyadari perubahan atmosfer di ruangan. "Terbatas bagaimana?" Zeyan bertanya sambil berusaha menjaga suaranya tetap santai. "Hanya beberapa pot per hari. Antriannya selalu panjang, tapi rasanya memang tidak bisa dilupakan," Han menjawab dengan antusias. "Aku sendiri sering datang ke sana."
9.72.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Mantan Istri yang Kuselingkuhi Dimanja Bos Tajir

Mantan Istri yang Kuselingkuhi Dimanja Bos Tajir

kata Adelia sembari meletakkan secangkir teh. Arga menyeruput teh buatan Adelia, teh yang di rindukan. Teh manis buatan Adelia berbeda dari restoran manapun. "Aku kemari ingin menjelaskan hubunganku dengan Sinta," kata Arga. ---Bersambung---
5.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

ucap Pace, "setiap manusia wajib berbicara." "Lo waktu kecil dikasih makan apa sama Bokap lo? Logat lo bikin gue stroke," ucap Angga. "Waktu kecil beta makan papeda deng rica-rica. Enak batul .." Pace memegang perutnya, bernostalgia tentang makanan masa kecil. "Pantesan muka lo mirip rantai sepeda," Angga heran. "Papeda, Angga, bukan sepeda," jelas Pace, "Angga tuli, kah?"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Maaf hanya bisa menghidangkan teh madu.” Ujar Bora “It’s Okay, tidak masalah.” Ujar Bela yang langsung meminum Teh madu yang dibuat oleh Bora. Saat itu Bora langsung duduk di hadapan Bela, “Kata Ika kau ingin bertemu denganku, Apa ada yang ingin kau katakan sampai kau jauh jauh datang kesini?” Tanya Bora
105.2K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Ketika Ibuku Menikah Lagi

Ketika Ibuku Menikah Lagi

Andika terkekeh pelan. Ya, sejak duduk di SMP, Andika berubah sedikit ganjen. Dia juga sering banget menggangguku sekaligus menghiburku. Agar aku lebih banyak tertawa katanya. "Ini." Andika menyerahkan satu botol teh yang masih baru kepadaku. Aku meliriknya sekilas. "Gak usah. Aku juga bawa air minum, kok." "Tapi punyamu air putih, gak ada rasanya. Kalau yang ini kan teh manis. Jadi rasanya manis kayak kamu." Lagi-lagi dia menggodaku.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Teka-Teki Gadis Terkutuk

Teka-Teki Gadis Terkutuk

Viktor menjawab tantangan Ray sambil mengejeknya dengan fakta. Ray tidak mau kalah, dia pun menawarkan taruhan yang cukup berbahaya, "Mataku kiriku, aku akan mempertaruhkan reputasiku, Seorang Rhunis bermata iblis. Kau tahu apa jadinya jika Ray Cornelio tanpa mata kirinya kan?"
1.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Cinta Diam-Diam Sang Bos

Cinta Diam-Diam Sang Bos

kata Sekar dengan santainya, sampai-sampai aku langsung ngakak keras. "Kirain kamu ke sini buat kasih aku teh biar tenang." Aku coba ganti topik. Aku nggak mau ngomong soal ayahku. "Teh?" "Iya, Minda bilang kamu kasih aku teh dari paha, tapi dia salah. Kamu kasih aku kuncian kaki sama teh dari kemaluanmu yang aku suka banget." Sekar langsung ketawa, nggak percaya sama omong kosong yang baru aja aku ucapin.
9.840.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kata-kata teh
Read
+Library
Fall for Summer

Fall for Summer

Clarissa membawakan gelas teh ketiga, menaruhnya di meja, "kalau aku sih--" "Selamanya kopi," sambungku, "terima kasih." "Kapan saja. Kenapa?" "Aku memilih teh karena, oke, kopi mengandung kafein yang merangsang susunan saraf pusat dan mempercepat jantung; teh memang ada kafeinnya, tapi teh juga punya katekin yang bersifat antimikroba, antiradiasi, memperkuat pembuluh darah, melancarkan air seni, dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Intinya, aku hanya ingin bekerja dengan fokus, tapi ketika melihat ranjang, aku bisa tidur dengan cepat."
106.9K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as kata-kata teh
Read
+Library
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Maaf ya lama.“ “Enggak papa, kok. Masih sabar.“ “Baguslah. Di minum tehnya!“ suruhnya dengan meletakkan secangkir teh ke hadapanku. Aku meraihnya dan langsung menyesap perlahan hingga tandas. Ada satu yang membuatku penasaran. Rasa teh ini kok aneh, enggak seperti biasanya. “Teh apa ini?“ “Teh Tanjung. Enak kan?“ “Ehm iya sih, tapi rasanya aneh.“ “Itu perasaan kamu saja kali, saya langganan beli merk ini.“ “Owh, ya. Mbak tak kasih tahu ya. Bayu itu sering mengeluh loh. Katanya Mbak nggak pernah memuaskan di ranjang gitu.“ “Terus jajan di kamu?“
1062.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kata-kata teh
Read
+Library
KEPINCUT PREMAN TENGIL

KEPINCUT PREMAN TENGIL

Ide seketika keluar dari otak Nami yang sedikit lemot. "Aku nggak tau sih itu merek apa. Kemarin ada temen yang kasi teh, baunya enak banget, rasanya juga... Ummhhh... Gitu deh. Jadi waktu cicip teh yang Kakak kasi, lidah Nami nggak bisa terima. Reflek jadi lepeh teh yang nempel di lidah. Kalau Kakak bisa cariin tehnya, nanti Nami minum teh yang Kakak buat. Tapi maaf banget, Nami nggak tau itu teh merk apa." ucap Nami sambil memasang wajah sedih.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as kata-kata teh
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status