Ibuku Bukan Wanita Biasa
si pemimpin berujar sinis.
"Saya sudah memikirkannya bekali-kali sebelum mengatakannya. Saya ingin berhenti, menjalani kehidupan kejam ini."
Si pemimpin tertawa, tawa yang meremehkan.
"Kau pikir, dengan kau keluar dari organisasi kau bisa menjalani kehidupan normal seperti orang-orang pada umumnya? Kau dilatih untuk menurut kami, kau dilatih untuk menjadi anjing setia kami. Kau pikir, kau bisa keluar semudah itu?!!"