Kama Sutra
Sutra menutup matanya, menyimpan semua rasa sakit dan rindu di dalam hati, bersiap menghadapi hari esok yang akan datang tanpa sosok pria yang dicintainya di sisinya.
Hujan masih terus turun, menyapu seluruh Kota S seolah ingin mencuci semua rasa sedih yang menyelimuti hati orang-orang yang mengenal Kama. Bagi Sutra, hujan itu bukan hanya air yang turun dari langit—ia adalah bukti bahwa alam juga merasakan kesedihannya, bahwa dunia juga menangis atas kepergian seseorang yang begitu berarti dalam hidupnya. Dan dia tahu bahwa hujan itu akan terus turun setiap kali dia merindukan Kama, menjadi saksi bisu dari rasa cinta yang tidak akan pernah padam meskipun waktu dan jarak telah memisahkan mere
Hot Chapters